Selamat merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Mari jadikan momentum ini sebagai bentuk memperbaiki diri serta mengikuti jejak baginda Rasul untuk kebaikan dunia dan akhirat, Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad.

Satreskrim Polres Bener Meriah Berhasil Ungkap Kasus Curmor Terbesar

SamsudinKonferensi pers pengungkapan kasus curmor
A A A

BENER MERIAH – Satuan Reskrim Polres Bener Meriah berhasil menangkap tiga warga yang diduga terlibat pencuri dan penadah mobil serta sepeda motor (Sepmor). Meraka diamankan di Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah.

Tersangka yang diamankan diantaranya SR 38 tahun warga Kampung Wih Tenang Uken, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, HR 34  tahun, dan HS 42 tahun keduanya meruakan warga Kampung Uning Sejuk, Kecamatan Permata.

Dari tangan ketiga tersangka, polisi berhasil mengamankan enam unit mobil dan delapan  unit sepeda motor

Hal itu diungkapkan Kapolres Bener Meriah, AKBP Agung Surya Prabowo SIK saat mengelar konferensi pers dengan sejumlah awak media, Selasa, 21 September 2021 di halaman Mako Polres Bener Meriah.

Menurut AKBP Agung Surya Prabowo, ketiga tersangka di amankan pada Kamis malam diwilayah Kecamatan Permata.

Saat dilakukan penangkapan, tersangka SR sempat melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri sehingga polisi melakukan tindakan terukur. Ujar Agung

“SR sempat melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri, namun dengan sigap personel melakukan tindakan terukur untuk menangpaknya,” kata Agung

Dijelaskan Agung, tersangka SR melakukan aksinya dengan mengunakan kunci leter T yang memiliki lima model anak kunci. Sebelum beraksi SR terlebih dahulu mengintai/mengawasi target yang akan dicurinya.

Untuk mobil yang dicuri SR menjual dari harga 2,5 juta hingga 5 juta, sedangkan untuk sepeda motor dari harga 2 juta hingga 2,3 juta rupiah.

Kapolres Bener Meriah, menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor atau mobil bisa mendatangi Polres Bener Meriah dengan membawa BPKB dan SNTK.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bener Meriah, Iptu Bustani menerangkan, pihaknya berhasil mengungkap kasus curmor dan mobil  terbesar itu berdasarkan monitoring dan evalusai (monev) atas maraknya kasus pencurian sepeda motor yang tidak teratasi di daerah Kabupaten Bener Meriah.

“Berdasarkan monev tersebut, kita melakukan pengembangan dengan membuka jaringan sehingga mengarah kepada tersangka SR,” sebut Bustani

“Kita juga mengembangkan infomasi dari masyarakat, bahwa SR dan IS melakukan pencurian sepeda motor maupun mobil. Dan mereka melakukan penjualan keluar daerah dalam daerah dan antar provinsi,”tutur Bustani

Bustani menambahkan, kemudian pihaknya melakukan pembuktian informasi tersebut dengan mengungkap tahap demi tahap sehingga berhasil mengkungkapkan kasus pencurian enam mobil dan delapan sepeda motor.

Tidak menutup kemungkinan ada Barang Bukti lain, ada korban lain yang kita ungkap dan dalami untuk penyelidikan.

“Menurut tersangka BB yang ditampilkan dalam konfresi per situ sudah jujur diungkapkannya, namun menurut kami belum, untuk itu PR bagi kami untuk mengungkap tabir benang merahnya, “tukas Bustani

Ia menerangkan, adapun barang bukti yang diamankan diantaranya, Satu unit mobil  Kijang Super, satu unit mobil Kijang Standar, satu unit mobil Kijang Komando, satu unit mobil Suzuki Carry Futura, satu unit mobil  Kijang LGX, dan satu unit mobil Kijang Kristal.

Barang bukti sepeda motor yang diamankan, tiga unit Honda Beat, satu unit Honda Vario Tecno, satu unit Honda Supra X, satu unit sepeda motor Honda type NF.

Dari tangan tersangka juga turut diamankan, dua buah kunci later T, lima buah anak kunci yang terbuat dari besi, satu pucuk senjata api mainan jenis revolver (digunakan pelaku untuk berjaga-jaga). Papar Bustani

Atas perbuatan tersangka akan dikenakan pasal 363 ayat (1) dengan hukuman penjara selama tujuh tahun, dan pasal 480 KUHP dengan hukuman penjara selamanya empat tahun atau denda sebanyak-banyaknya Rp.900.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...