Aktivis Perempuan, Yulindawati kembali menjadi narasumber peHTem edisi Kamis, 9 Februari 2023 episode ke 50 Tahun ke 3 dengan tema: Pedagang Kaki Lima Tertindas, Benarkah LKMS Mahirah Muamalah Melakukan Praktek Lintah Darat di Nanggroe Syariah? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Satpol PP Bener Meriah Kembali Tertibkan Pedagang Ikan Yang Masih “Membandel” Jualan di Pinggir Jalan

SamsuddinKadis perdagangan Bener Meriah memeberikan pemahaman kepada pedagang ikan untuk segera pindak berjualan kedalam Pasar Rakyat
A A A

ACEHIMAGE.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bener Meriah kembali menertibkan para pedagang ikan yang masih “membandel“ berjualan di pinggir jalan  kawasan Kecamatan Bukit. Padahal, sebelumnya Pemerintah daerah setempat telah menghimbau agar mereka segera pindah ke tempat yang telah disediakan.

Bahkan, Bupati Bener Meriah juga telah mengeluarkan instruksi  nomor 01 Tahun 2022 pada tanggal 16 Januari 2023  tentang pengaktifan Pasar Rakyat Simpang Tiga Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah.

Kasat Pol PP Kabupaten Bener Meriah, Irmansyah kepada acehimage.com Kamis, 19 Januari 2023 mengatakan, kendati Pemda Bener Meriah telah dua kali menghimbau kepada para pedagang ikan agar berjualan di tempat yang telah disediakan. Namun, hingga hari kita masih mendapati mereka berjualan di tempat yang telah dilarang.

“Sesuai dengan batas akhir surat himbauan kedua per tanggal 18 Januari 2023 kita kembali melakukan penertiban bagi para pedagang ikan yang masih berjualan di pinggir jalan kawasan Pasar Simpang Tiga, Reje Guru, Blang Stang, Batin Wih Pongas, Uring, Ujung Gele, Bale Redelong dan Babussalam untuk segera pindah kedalam Pasar Rakyat Simpang Tiga, ungkap Irmansyah.

Irman menegaskan, kendati kita masih mendapati mereka berjualan di pinggir jalan, kita tidak serta merta terus melakukan tindakan  seperti penggusuran. Namun, kita masih mengedepankan prinsip pendekatan secara persuasif dengan harapan mereka mau pindah dengan kesadaran mereka tanpa harus dieksekusi atau digusur. Ujarnya.

“Kita masih memberikan kesempatan hingga hari Minggu, tetapi Senin, 23 Januari 2023 mendatang mereka semua kita harapkan sudah berjualan di dalam Pasar Rakyat Simpang Tiga,” pinta Irman.

Semenatar itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bener Meriah, Khairun Aksa juga meminta kepada para pedagang ikan yang masih berjualan di pinggir jalan untuk segera menempati pasar Rakyat Simpang Tiga.

“Guna menghindari kecemburuan antara pedagang ikan di kawasan yang ditertibkan, dan mengganggu ketertiban kami berharap para pedagang segera aktif berjualan di tempat yang telah Pemerintah sediakan,”pinta Mantan Kepala Bappeda Bener Meriah itu.

Hal ini juga sesuai surat keputusan Bupati Bener Meriah Nomor 821.2/748/SK2022 tentang penetapan penerimaan program perlindungan sosial berupa bantuan sosial. Dukungan dunia usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta penurunan tingkat inflasi melalui pengarusutamaan gender, pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas dari dana Insentif daerah tahun 2022.

Kemudian surat bupati Bener Meriah Nomor 510/45 tanggal 6 Januari 2023 perihal pemindahan pedagang ikan ke dalam Pasar Rakyat Simpang Tiga.

Maka menindaklanjuti itu, hari ini kami (Dinas Perdagangan) yang didampingi Satpol PP dan Camat Bukit, kembali mengingatkan kepada para pedagang ikan untuk segera pindah dan berjualan di dalam Pasar Rakyat Simpang Tiga.

Sementara itu, salah satu  pedagang ikan, Bustami menyebutkan mereka tidak merasa keberatan kalau harus pindah ke dalam Pasar tersebut. Namun, kami mohon waktu hingga hari senin. “Karena kami telah membayar lapak ini hingga tanggal 21 jadi kami mohon beri waktu sampai hari senin,”pinta Bustani.

Sedangkan pedagang ikan lainnya mengaku telah pernah berjualan di dalam Pasar Rakyat itu, namun para pembeli sepi lantaran masih banyak pedagang lainnya yang berjualan di pinggir jalan di seputaran Kecamatan Bukit.

“Tadi pagi pun kami sudah berjualan di dalam pasar itu, namun nggak ada pembeli. Jadi Kami berharap semua pedagang ikan yang berjualan di pinggir jalan diarahkan berjualan di dalam pasar rakyat itu, “tuturnya.

Ia berharap, semua pedagang ikan itu sportif kalau satu enggak boleh berjualan di pinggir jalan maka yang lain juga jangan dibiarkan membuka lapak berjualan di kawasan yang telah ditertibkan ini. Sebab, kalau masih ada yang berjualan dipinggir jalan tentu kami yang berjualan di dalam pasar akan merugi lantaran ikan kami tidak laku. Tegasnya.

Dari pantauan media ini, penertiban tersebut turut didampingi Kadis Perdagangan, Camat Bukit Selaku Wali Putra beserta jajaranya, perwakilan Reja Kampung setempat. []

Komentar

Loading...