Pengamat Kebijakan Publik, Dr. Nasrul Zaman, ST, M.Kes, kembali menjadi narasumber peHTem edisi Senin 4 Juli 2022 episode ke 91 Tahun ke II dengan tema: Banda Aceh Terutang, Pejabat Ramai-Ramai Pelisiran Ke Medan, Ada Apa?, yang dipandu oleh host Siti Aminah, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Satgas Covid-19 Bener Meriah Laporkan 29 Kasus Baru Covid-19 Termasuk Nakes

SamsuddinKadis Kominfo Bener Meriah, Ilham Abdi
A A A

BENER MERIAH – Tim Satgas Penangan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah kemali melaporkan 29 warga Bener Meriah terkonfirmasi positif Covid-19, diantaranya juga terdapat tenaga medis ( Nakes ) yang turut terpapar. Hal tersebut berdasarkan hasil metode RT-PCR yang dikeluarkan Balitbangkes Aceh, Rabu, 26 Mei 2021

Juru bicara ( Jubir ) Satgas Penagangan Covid-19 Bener Meriah, Ilham Abdi menerangkan,  sebelumnya sebanyak 47 sampel apesimen swab yang dikrim ke Balitbangkes Aceh. Namun, beberapa diantaranya masih diproses mereka. “ Belum semua diperiksa “, tetapi dari data sampel yang dikirim 29 orang hasilnya positif.

Karena tim melakukan tracking di beberapa Kecamatan di Bener Bener Meriah beberapa hari yang lalu, sihingga banyak sampel spesimen swab yang dikirim termasuk sampel spesimen pots – mortem pasien yang meningal sebelumnya. Ujar Ilham

Mengingat lonjakan kasus Covid-19 di Bener Meriah, Kadis Kominfo itu menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati.

"Sayangi diri, keluarga, dan orang-orang di sekitar kita. Masih banyak di luar sana yang belum dan tidak mau di-swab karena alasan tidak merasakan gejala apa-apa atau kekhawatiran dinyatakan covid-19," ucap Ilham.

Menurut Ilham, tidak semua orang yang terpapar Covid-19 mengalami gejala hal itu kemungkinan imun tubuhnya kuat. Akan tetapi virus C-19 bisa menularkan ke orang lain kalau abai protokol kesehatan.

Sementara orang yang rentan imunnya dan punya bawaan penyakit tertentu, saat terpapar Covid-19 akan menunjukkan gejala-gejala yang tampak seperti batuk, panas suhu tubuh, sesak, dan lain-lain.  Jelas Ilham

Selain itu, Ilham menegaskan masyarakat agar tidak melabeli negatif kepada korban Covid-19. Seseorang yang terpapar covid-19 bukanlah aib dan kemudian dilabeli negatif. "Jangan mengucilkan atau menjelekkan yang terpapar Covid-19. Seolah-olah korban adalah pelaku kejahatan. Tolong, bijaklah," pinta Ilham. Pintanya

Kita berharap Reje-Reje Kampung berperan aktif untuk memberi dukungan moril kepada warga yang sedang terpapar dan sedang menajalani masa isolasi atau penyembuhan dari virus Corona.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...