Kabar Sarkawi yang berencana mengundurkan diri dari jabatan Bupati Bener Meriah semakin santer hingga sampai ke telinga mantan Bupati Bener Meriah Ahmadi yang sedang menjalani sisa masa tahannya. Oleh karena itu, melalui istrinya Nurhasanah meminta penjelasan kepada Abuya Sarkawi terkait ikhwal tersebut.

Ikut Video Conference dengan Mendagri dan Plt Gubernur

Sarkawi Singgung Pemanfaatan Pelabuhan Krueng Geukueh

SAMSUDINBupati Bener meriah Tgk H Sarkawi mengikuti Musyarawah Rencana Pembangunan Tingkat Provinsi Aceh melalui video conference
A A A

BENER MERIAH - Bupati Bener meriah Tgk H Sarkawi mengikuti Musyarawah Rencana Pembangunan Tingkat Provinsi Aceh melalui video conference dengan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan para Bupati/Walikota se-Aceh, Rabu (29 /4/ 2020).

Dalam rapat tersebut, Sarkawi menyampaikan kepada Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah terhadap program-program pembangunan Bener meriah.

Dalam rapat tersebut Sarkawi menyinggung pemanfaatan pelabuhan Krueng Geukeuh, kabupaten Aceh utara sebagai pelabuhan ekspor kopi dari Bener Meriah dan Aceh Tengah.

"Pelabuhan Krueng Geukuh dapat dimanfaatkan sebagai pelabuhan ekspor kopi dari wilayah tengah, selama ini selalu dari Medan sehingga insentif ekspor tidak dinikmati oleh Aceh sendiri,"terang Sarkawi.

Sarkawi mengharapkan pelabuhan Krueng Geukeuh bisa berfungsi untuk menambah manfaat ekonomi untuk Provinsi Aceh.

"Kami mendukung apa yang disampaikan oleh Bupati Aceh Tengah tadi, kami usulkan kepada Gubernur, sehingga akan menambah manfaat ekonomi bagi Aceh dan juga Bener meriah,"tegasnya.

Ia melanjutkan soal pembukaan jalan dari Samar Kilang ke Kabupaten Aceh Timur. Hal ini tentu akan memperpendek jarak angkut barang, perdagangan, terutama dari wilayah tengah Aceh ke beberapa kota besar di Sumatera, tentunya akan meringankan beban cost transportasi bagi para pedagang.

"Kemudian revitalisasi danau Lut Kucak yang menjadi sumber air di kawasan Bener meriah, dan ini terancam, izin dari kementerian kehutanan sudah ada untuk mengelola danau ini dengan baik, ini salah satu program kita untuk menyelamatkan danau ini, kita berharap Pemerintah Aceh dapat intervensi revitalisasi danau yang sudah nyaris kering ini,"tandasnya.

Selain itu, Bupati Bener Meriah menambahkan soal retribusi tentang perlindungan hutan, Sarkawi menyebutkan bahwa daerah-daerah lain yang banyak pembalakan lahan malah diperhatikan, bahkan daerah yang cenderung menjaga malah terabaikan."Bener meriah sebagai daerah hulu yang menjaga hutan, menjaga sumber air tidak mendapatkan manfaat apapun, kita berharap ini dapat menjadi penghasilan tambahan bagi Bener meriah sebagai daerah penjaga hutan,"papar Abuya.

Terkait kopi, Sarkawi menyampaikan kepada Plt Gubernur bahwa di daerah pesisir Aceh khususnya daerah pertanian, mesin-mesin penggiling padi dapat langsung masuk ke areal persawahan untuk memanen padi sehingga bisa langsung digiling dan menjadi padi.

"Kami terinspirasi pak Gubernur, kami butuh agar mesin penggiling kopi ini bisa langsung masuk ke kebun-kebun petani kopi dan menggiling kopi langsung di kebun sehingga kulit kopi hasil penggilingan bisa dikembalikan lagi ke kebun sebagai pupuk alami, selama ini masyarakat disini biasa menjual gelondong sehingga tidak memberikan insentif tambahan bagi petani,"jelasnya.

"Kami berharap pak Gubernur bisa mempertimbangkan untuk pengadaan mesin-mesin penggiling kopi yang bisa masuk ke kebun masyarakat, yang sifatnya mobile,"tambah Sarkawi.

Dalam sektor pendidikan, Sarkawi mengatakan telah mengajukan surat kepada Gubernur untuk mengabulkan pendirian SMU unggul regional wilayah tengah Aceh di kabupaten Bener meriah. "Kita sudah siapkan SMU unggul binaan di Bener meriah ini menjadi SMU unggul wilayah tengah Aceh, mudah-mudahan bisa diperkenankan"imbuh Sarkawi.

Kemudian mengenai Musabaqah Tilawatil Qur'an Sarkawi mengharapkan target pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik. "Begitu juga dengan Masjid Agung, nantinya sekaligus diperbaiki sarana dan prasarananya",jelasnya

"Untuk percetakan sawah baru di Kecamatan Syiah Utama, masih banyak lahan yang bisa digunakan, Bener Meriah sama sekali tidak memiliki ketahanan pangan, bahan pangan kita tergantung dari daerah lain, maka dari itu percetakan sawah baru ini sudah semestinya dilakukan,"demikian Sarkawi.

Acara Musrenbang ini turut dihadiri Ketua DPRK Bener Meriah M Saleh, Wakil Ketua I Tgk Husnul Ilmy SSy, Wakil Ketua II Anwar, Sekda Bener Meriah Drs Haili Yoga MSi dan jajaran SKPK Bener Meriah.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...