Jalan akses menuju Samar Kilang Kecamatan Syiah Utama, Kubupaten Bener Meriah lumpuh total akibat longsor dan pohon tumbang.“Mungkin kejadianya tadi malam, soalnya kemaren sore anggota saya pulang jalannya masih baik-baik saja," ungkapnya. Munurut Mustakim, longsor tersebut menimpa separuh badan jalan dengan panjang mencapai 17 meter, namun pohon-pohon dari atasnya tumbang dan menutup badan jalan sehingga jalan tersebut tidak dapat dilalui untuk saat ini.

Sarkawi Serahkan Berkas Pemekaran ALA kepada Stafsus Presiden

ISTIMEWABupati Sarkawi menyerahkan berkas pemekaran ALA kepada Staf Khusus Presiden RI
A A A

BENER MERIAH – Bupati Kabupaten Bener Meriah Tgk H Sarkawi menyerahkan berkas pemekaran ALA kepada Stafsus Presiden RI bidang otonomi daerah Kh Imam Aziz di Yogyakarta, Kamis (5/11/2020).

Kepada Kh Imam Azis, Bupati Sarkawi menyampaikan aspirasi masyarakat di wilayah ALA yang meliputi, Kabupaten Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Bener Meriah, Singkil dan Subulussalam.

Sarkawi juga menyampaikan masyarakat di wilayah ALA meminta dan mendesak Pemerintah agar segera memekarkan Aceh karena rentang kendali, perbedaan adat budaya, sosial dan politik.

"Hal lainya, ketimpangan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat serta ketidakadilan Pemerintahan Provinsi terhadap daerah pedalaman, ini sangat termarjinalkan dalam hal segala bidang, dan ini tuntutan aspirasi masyarakat yang sudah tidak dapat dibendung lagi sejak tahun 1999,"kata Bupati Bener Meriah yang didampingi Sekjen Komite Persiapan Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (KP3ALA) Pusat, Burhan Alpin.

Sementara Sekjen KP3ALA Pusat, Burhan Alpin menambahkan, bahwa semua persyaratan administratif, teknis dan kewilayahan sesuai amanat Undang-undang (UU ) otonomi daerah dan PP no. 78 tahun 2007 tentang syarat pemekaran semua sudah terpenuhi.

Bahkan kata dia, dalam UUPA menjamin adanya pemekaran apalagi sekarang sudah ada Kebijakan Strategis Nasional (KSN) dalam Desain Besar Penataan Daerah secara Nasional (Desartada 2010) yang sudah di sepakati Pemerintah Pusat dan DPR RI, tanpa harus menunggu usul dan persetujuan dari Gubernur atau DPRD Provinsi.

“Semua berkas kelengkapan Calon Provinsi ALA sudah di serahkan ke Pemerintah dan Komisi ll DPR RI sebelum Moratorium di keluarkan Pemerintah,"katanya.

KH Imam Azis setelah menerima kelengkapan berkas dan bukti otentik dari calon DOB ALA tersebut mengatakan akan membahas dalam Tim Pertimbangan DOB di Kantor Wapres RI nantinya dan akan koordinasi dengan semua pihak terkait dalam waktu dekat sebelum moratorium dibuka kembali.

“Insyaallah kita upayakan dan menjadikan ALA sebagai catatan yang akan di bahas bersama Calon DOB Papua, semoga apa yg menjadi harapan dan kesejahteraan masyarakat di ALA bisa terwujud dengan adanya pemekaran,"timpalnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...