Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Sarkawi Minta Kementerian Pertanian Hibahkan Tanah Seluas 340 Hektar

ISTIMEWA.
A A A

JAKARTA - Bupati Bener Meriah Abuya Tgk H Sarkawi temui Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Republik Indonesia Dr Momon Rusmono M S di ruang kerjanya bertempat di gedung A Kementerian Pertanian RI Jakarta, Rabu (24/3/ 2021).

Kehadiran Bupati Bener Meriah di Kementerian yang dipimpin oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo itu bertujuan untuk membicarakan beberapa program pertanian Bener Meriah yang sangat membutuhkan dukung oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian tersebut.

Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi dalam kesempatan tersebut melaporkan beberapa program Pemerintah Pusat telah terlaksana di Bener Meriah salah satunya pengembangan Pisang Cavendis di wilayah Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah.

“Alhamdulilah, berkat dukungan Pemerintah Pusat dan seluruh pihak, pengembangan pisang Cavendis di Kabupaten Bener Meriah telah menunjukkan hasil, pak Sekjen,"kata Sarkawi.

Pisang Cavendis yang tumbuh di Bener Meriah telah siap panen dan memiliki kualitas yang luar biasa bila dibandingkan dengan pisang Cavendis yang sering kita jumpai di pasaran.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Bener Meriah itu juga mengutarakan niatan Pemda Bener Meriah untuk meminta pengalihan aset Kementerian Pertanian RI melalui Hibah, yang mana aset tersebut terletak diwilayah Kabupaten Bener Meriah berupa tanah seluas kurang lebih 340 hektar.

Sarkawi menjelaskan bahwa lahan tersebut nantinya akan dijadikan lokasi pengembangan Pisang Cavendis dan Produk pertanian serta Perkebunan lainnya, hal tersebut tentunya tidak terlepas dari dukungan Kementerian Pertanian.

lebih lanjut Bupati Bener Meriah tersebut berharap Bener Meriah dapat dijadikan pusat pengembangan program- program unggulan Kementerian Pertanian melalui pengembangan Komoditi- Komoditi yang mendukung perekonomian masyarakat.

Sementara itu, menyahuti permintaan Bupati Bener Meriah, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Dr Momon Rusmono, memberikan apresiasi kepada Bupati Bener Meriah atas pengembangan Pisang Cavendis tersebut dan berharap produk tersebut dapat menjadi salah satu andalan petani di Bener Meriah.

Selain itu Dr Momon berjanji akan membentuk tim Kementerian untuk mempercepat proses penghibahan dengan melihat ketentuan atau mekanisme yang berlaku.

"Apabila memang memungkinkan maka akan diproses secepatnya agar Pemda Bener Meriah dapat menggunakannya sebagai pusat pengembangan Produk Pertanian,"tutup Momon.

Komentar

Loading...