Kabar Sarkawi yang berencana mengundurkan diri dari jabatan Bupati Bener Meriah semakin santer hingga sampai ke telinga mantan Bupati Bener Meriah Ahmadi yang sedang menjalani sisa masa tahannya. Oleh karena itu, melalui istrinya Nurhasanah meminta penjelasan kepada Abuya Sarkawi terkait ikhwal tersebut.

Minimal Rp50 Juta

Sarkawi Intruksikan Reje Gunakan Dana Desa Tangani Covid-19

SAMSUDINBupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi memeriksa suhu tubuh
A A A

Pemerintah memberikan modal usaha hanya untuk meningkatkan ketahanan pangan, kita belum tau kapan Covid -19 ini berakhir, setidaknya dengan kita sudah menanam seperti jagung, kentang, ubi suatu saat kita sudah siap menghadapi kondisi terburuk dari pangan

Tgk. H. Sarkawi Bupati Bener Meriah

BENER MERIAH – Bupati Bener Meriah mengintruksikan kepada seluruh Reje (Kepala) Kampung untuk dapat menganggarkan minimal Rp.50 juta dari dana desa untuk penangana Covid-19.

Dimana, semula anggran desa yang diimbau untuk mengantisipasi Covid-19 sebesar 3 persen, namun Bupati Bener Meriah kembali mengintruksikan Reje Kampung dapat mengunakan Angaran dana desa minimal Rp 50 juta.

Hal itu dilakukan agar, penanganan Covid-19 lebih maksimal serta antisipasi dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisasi, terutama dampak ekonomi. Hal itu disampaikan Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi pada saat melaksanakan rapat internal dengan SKPK Bener Meriah, Senin (30/3/2020).

Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi menambahkan, Anggaran ini juga dapat digunakan untuk modal usaha masyarakat. Tapi harus difahami bahwa modal usaha yang dimaksud bukan berupa uang, akan tetapi berupa barang, seperti bibit, pupuk dan lainnya, karena sesuai regulasinya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan agar masyarakat jangan berpikir harga dulu, karena itu keputusan pasar. Prinsipnya adalah semakin tinggi permintaan, maka semakin tinggi penawaran harga, demikian juga sebaliknya, dan itu sudah hukum pasar.

“Pemerintah memberikan modal usaha hanya untuk meningkatkan ketahanan pangan, kita belum tau kapan Covid -19 ini berakhir, setidaknya dengan kita sudah menanam seperti jagung, kentang, ubi suatu saat kita sudah siap menghadapi kondisi terburuk dari pangan,"ungkap Abuya Sarkawi.

Selain itu, sambung Bupati dengan menanam akan mempunyai kegiatan produktif dalam upaya Fhisical social distancing untuk menghindari terjangkitnya Covid 19.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...