Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Tati Meutia Asmara

Sang Anggota Dewan yang Dermawan

ISTIMEWAKetua Komisi IV DPRK Banda Aceh Tati Meutia Asmara bersama rombongan berkunjung ke rumah duka (melayat) di Gampong Lamjabat, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Sabtu (6/3/202)
A A A

BANDA ACEH - Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh Tati Meutia Asmara bersama rombongan berkunjung ke rumah duka (melayat) di Gampong Lamjabat, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Sabtu (6/3/202). Almarhumah merupakan korban tindak kekerasan pada Jumat (5/3) kemarin.

Kunjungan ke rumah duka, Tati turut didampingi oleh mitra kerja seperti Dinkes, Kepala Puskesmas Meuraxa, Dinas pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Camat, Mukim dan Plt Keusyik Gampong Lamjabat serta pengurus PKS.

"Kunjungan ke keluarga almarhumah ibu Ramlah binti Abu Bakar ya, yang kemarin telah terjadi tindak kekerasan pembunuhan,"kata Tati kepada

Rubrik:FOTO

Komentar

Loading...