Sembilan warga Aceh Selatan dilaporkan positif COVID-19 setelah dilakukan uji swab yang dikirim dari Balitbangkes Aceh ke Jakarta. Direktur RSDYA dr Erizaldi MKes SpOg menyampaikan sembilan warga Aceh Selatan yang positif terdiri S (46), l (45),N (46), G (12), A (35), D (25), T (42), M (5), R (24) "Swab secara mandiri yang dilakukan RSUDYA lalu simpelnya dikirim litbankes Aceh, berhubung alat itu sekali pakai sudah habis lalu dikirim ke jakarta hasilnya positif covid 19, ”kata Direktur dr Erizaldi, Minggu (9/8/2020).

Anggota DPRK akan Minta Klarifikasi

Rumah Kabid Perkebunan jadi Tempat Penyimpanan Sementara Bibit Pinang

SITI AISYAHAnggota DPRK Aceh Barat meninjau tempat penyimpanan sementara bibit pinang yang berlokasi di rumah Kabid Perkebunan.
A A A

ACEH BARAT - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat melakukan peninjauan ke lokasi tempat penyimpanan bibit pinang sementara yang berada di rumah Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Aceh Barat, Zakaria.

Pengecekan lapangan dilakukan lantaran anggota legislatif mencurigai bahwa lokasi tersebut bukanlah sebagai tempat penyimpanan sementara melainkan sebagai tempat penangkaran benih pinang.

"Kita melakukan pengecekan lapangan ini karena informasi yang kita peroleh keberadaan bibit pinang di rumah Kabid, kita pertanyakan kenapa bisa ada disini," kata Wakil Ketua sementara H Kamaruddin kepada acehimage.com, Rabu 9 Oktober 2019.

Adapun anggota dewan yang ikut saat cek lapangan yakni Ramli SE, Zulfikar, Said Rizki Saifan, Medradia Yugistira dari Fraksi Golkar dan  PAN. Mereka pun meyakini lokasi itu sudah lama menjadi tempat penangkaran bibit.

Kecurigaannya ditambah ketika melihat kondisi yang sudah begitu rapi, kemudian tanah yang sudah dibuat rentengan dan tampak bekas-bekas peletakan polibek.

Kemudian disana juga terdapat sumur cicin dan Sanyo tampak seperti sumber air untuk penyiraman bibit.

"Kalau kita lihat sumur itu, nampaknya sumber air untuk penyiraman bibit," T
tambahnya.

Bibit yang berada di rumah Kabid perkebunan itu merupakan bibit pinang yang akan dibagikan kepada masyarakat lewat program bantuan bibit melalui Anggaran Pendapatan Dan Belanja Kabupaten (APBK) tahun 2019 dengan nilai proyek sekita 2,6 miliar.

"Kita akan melakukan klarifikasi dan verifikasi terkait dengan keberadaan bibit pinang yang yang akan disalurkan kepada petani, serta alasan keberadaan bibit pinang disimpan dirumah Kabid tersebut," ujarnya lagi.

Hingga berita ini ditayangkan pihak media ini belum memperoleh konfirmasi dari Kabid Perkebunan. Sebab waktu pengecekan ke lokasi oleh anggota DPRK  beliau tidak berada dilokasi.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...