Komisi IV DPRK Banda Aceh melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Kesehatan dan para kepala Pukesmas di Kota tersebut. Pertemuan ini membahas penanganan COVID-19 yang terus merambah di ibu Kota Provinsi Aceh. Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh Tati Meutia Asmara mengharapkan untuk daerah tersebut agar dilakukan pengadaan alat tes uji swab oleh Pemerimntah setempat. "Turut juga bertemu dengan direktur RSUD Meuraxa, dari pertemuan itu sangat banyak menemukan permasalahan baru, yaitu claster-claster baru yang terbentuk di Kota Banda Aceh," kata Tati Meutia Asmara kepada wartawan usai pertemuan dengan mitra kerja,Kamis (6/8/2020).

Relokasi Pasar Tuai Respon Baik dari Masyarakat

HUMAS PEMKO BANDA ACEHPasar baru di Gampong Lamdingin
A A A

BANDA ACEH - Relokasi Pasar Peunayong ke Pasar Gemilang Lamdingin yang akan dilakukan pada tanggal 15 Juni 2020 nanti mendapatkan respon baik dari masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, M Nurdin mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya dan langkah sosialisasi kebijakan ini dengan para pedagang sehingga semua dapat menerima dan mendukung sepenuhnya relokasi ini.

Pihaknya pun sudah menyampaikan kebijakan secara transparan dan mengedepankan hak-hak pedagang.

“Kepada pedagang juga kita sampaikan kebijakan secara transparan dan tetap mengedepankan hak-hak para pedagang. Intinya pemerintah menjamin bahwa semua pedagang yang saat ini berjualan di Pasar Peunayong itu dapat tempat di Pasar Gemilang Lamdingin,” kata Nurdin, pada Kamis (11/06/2020) di Kantor Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan.

Kata Nurdin, relokasi ini dilaksanakan secara humanis sehingga terjalin interaksi yang baik antara pemerintah dengan pedagang.

“Terjalin interaksi yang baik antara pemerintah dengan pedagang, terus kita undang kemari untuk melakukan komunikasi sampai hari ini berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala yang berarti,” lanjutnya.

Sampai saat ini, bukan hanya pedagang saja yang melapor untuk menyewa lapak dagang, tetapi juga para pemilik lapak di Pasar Peunayong turut melapor sehingga sudah melewati angka yang ditargetkan.

“Malah ini sudah di luar target kita, karena pada awalnya kami menargetkan adalah pedagang yang pindah kemari, tapi rupanya kondisinya bertambah ada pemilik lapak yang dulunya menyewakan lapak jualan kepada pedagang, saat ini pemilik lapak pun ingin mendapatkan lapak disamping penyewa lapak yang ada. Jadi prediksinya ada penambahan dari rencana kami 282 yang ditargetkan sampai kondisi hari ini berkisar 320 yang sudah menyatakan siap pindah,” jelas Nurdin.

Selain itu, Nurdin juga mengapresiasi pedagang yang sudah sangat koperatif dengan Pemko.“Banyak pedagang hari ini sudah melihat sendiri lapaknya dan saya memberi apresiasi kepada pedagang yang sudah sangat koperatif dengan kita."

Pada 14 Juni nanti, kata nurdin, pemko akan melakukan pemagaran pasar lama untuk menutup akses atau lokasi penjualan tersebut. Kemudian pada tanggal 15 semua pedagang bisa menepati lokasi pasar yang sudah disiapkan.

Di lokasi Pasar Gemilang Lamdingin juga dilakukan langkah-langkah persiapan seperti melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh pedagang baik itu dengan pembersihan lahan dan pembersihan tempat berjualan, kemudian sarana air minum, jalanan dan halaman parkir sudah disiapkan.

Selain itu, juga dilengkapi sarana pasar dengan protokol kesehatan seperti penyediaan wastafel, jaga jarak dan berbagai informasi yang berkaitan dengan berkaitan protokol kesehatan.

Untuk lapak yang masih tersedia, pedagang baru yang ingin mendapatkan tempat berjualan bisa mendaftar secara online dan diperuntukan bagi warga Kota Banda Aceh.

Pendaftaran online resmi dibuka pada tanggal 22 Juni 2020 dengan mengakses link https://bit.ly/daftarpedagangpasar dan pendaftaran akan ditutup secara otomatis oleh aplikasi setelah kuota yang tersedia terpenuhi.

Ia juga mengatakan untuk proses peresmian sekaligus peluncuran nama pasar direncanakan pada tanggal 7 Juli 2020 bertepatan dengan tiga tahunnya masa pemerintahan Aminullah-Zainal.

Nurdin berharap masyarakat bisa mendukung secara proaktif terhadap usaha pemerintah dalam memberikan dampak perubahan bagi Kota Banda Aceh.

Selain itu, ia juga berharap dengan adanya relokasi ini akan muncul kawasan pertumbuhan perekonomian baru terutama di kawasan Lamdingin dan pesisir yang ada serta mempercepat pembangunan infrastruktur Banda Aceh Auto Ring Road terutama untuk kawasan Syiah Kuala dari Lampulo, atau dari Lamdingin ke arah Alue Naga.

Rubrik:BANDA ACEH

Komentar

Loading...