Wakil Ketua DPR Aceh, Safaruddin, S.Sos, MSP, menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 30 September 2021 episode 12 Tahun ke II dengan tema: Pantaskah Alhudri Ultimatum Kepala Sekolah? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Rekanan Mengeluh, Dinkes Aceh Utara Tingginya Pungut Fee Proyek

NetIlustrasi
A A A

Aceh Utara - Sejumlah rekanan di Aceh Utara yang jadi menjadi pelaksana kegiatan proyek di lingkup Dinas Kesehatan resah akibat kutipan liar (pungli) berupa fee yang dilakukan oknum Kadis kepada para kontraktor yang jumlahnya mencapai 10 hingga 15 persen.

Berdasarkan sumber yang berasil di himpun media ini menyebutkan, pada tahun 2021 Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara tercatat sejumlah Proyek Pembangunan Fisik dengan pagu anggarannya mencapai puluhan  Milyar Rupiah.

Namun bedasarkan informasi yang beredar bahwa dari sejumlah paket tersebut Kepala dinas Kesehatan Aceh Utara melakukan kutipan 10 hingga 15 Persen sukses fee.

Pengutipan dana tersebut dilakukan dengan dalih untuk jatah Bupati sebesar 7,5 persen,selain itu sisanya untuk Dinas dan administrasi di Unit Layanan Pengadaan  (ULP), kutipan itu  di luar uang patok dan Kontrak yang jumlahnya juga sangat mencekik leher,"ujar rekanan di lingkup dinas Kesehatan.

Sementara  beberapa rekanan lainnya yang enggan di sebut jati dirinya menyatakan, praktek kutipan sukses fie 10 hingga 15 persen sudah berlangsung lama dan sudah berlangsung dari tahun ke tahun. Setiap rekanan yang ingin ikut tender di dinas tersebut tidak akan menang kalau belum ada restu dari Kadiskes.

"Jangan coba coba daftarkan sebagai rekanan di dinas itu  kalau tidak mau setor sesuai permintaan,"kata Junaidi salah seorang pemilik perusahaan yang mengaku pernah beberapa kali gagal memenangkan paket.

Sambungnya, meskipun dirinya sudah keluarkan sejumlah uang untuk ambil dokumen ikut tender, ternyata itu percuma saja,"Karena Tender yang mereka lakukan (ULP dan Dinkes) penuh rekayasa, hanya formalitas saja, karena diduga mereka ada rekanan peliharaan sendiri,"pungkas Junaidi.

Modus operandi yang dilakukan oknum Dinkes Aceh Utara untuk memuluskan praktek pengutipan fie dari para kontraktor dengan cara memenangkan rekanan tertentu berkolaborasi dengan pihak ULP- Dinas mengirimkan list paket plus nama rekanan yang di arahkan pihak Dinas sebagai pemenang untuk di tayangkan pihak ULP.

Praktek curang yang melibatkan dua lembaga ini sudah menjadi rahasia umum yang kerap di lakukan pihak Dinkes Aceh Utara dari tahun ketahun."Ini perbuatan curang yang akan kami bongkar ke publik,"sebut sebuah sumber.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amir Syamsyudin yang di konfirmasi  wartawan, senin (26/7) spontan dengan nada marah menantang wartawan." silahkan muat (Beritakan) saja jika data yang dimiliki wartawan akurat dan Cukup.

Disamping itu Amir menyebutkan,
dugaan adanya sejumlah rekanan peliharaan di dinas kesehatan, ia mengaku tidak benar, "Itu tidak ada, Menye na rekanan peliharaan long ka tumbon kuh, hana pijut (Jika ada rekanan peliharaan saya udah gemuk, tidak lagi kurus)", Jelas Amir  di hadapan Kabid Yanmed Dinkes Aceh Utara.

Terkaitnya adanya sukses fie sebasar 10 hingga 15 persen yang dikutip dari kalangan rekanan,amir tidak membantah dan juga tidak membenarkan informasi yang beredar di kalangan awak media.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...