Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh Syariah, Amal Hasan menjadi narasumber peHTem edisi Senin 10 Mei 2021 Episode 37 Tahun ke 2 dengan Tema: Sahuti Kebutuhan Masyarakat, Bank Aceh Luncurkan Kartu Debit yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Reje Kampung di Bener Meriah Diminta Refocusing Anggaran Dana Desa

Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi
A A A

BENER MERIAH – Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi memimpin rapat koordinasi terkait penanganan Covid-19 pra dan pasca Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah. Rakor tersebut dilakukan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting di ruang media center Pemkab Bener Meriah, Senin, 3 Mei 2021.

Rapat tersebut diikuti oleh unsur Forkopimcam, unsur perangkat kampung, dan Tim Gugus Tugas Covid-19 di masing-masing kecamatan.

Bupati Bener Meriah menyampaikan perkembangan menyangkut Covid-19 di daerah penghasil kopi Arabika itu. Sebelum terjadinya lonjakan kasus pada Desember 2020 hingga Maret 2021, menurut Bupati, Covid-19 di Bener Meriah nihil kasus.
Hal itu karena semua pihak menjaga protokol kesehatan.

“Namun, di lapangan kita melihat perkembangan cenderung apatis, cenderung tidak abai terhadap Covid. Dan itu terlihat jelas di masyarakat Bener Meriah, sehingga di lapangan sering kita mendengar bahwa Covid sudah habis, Covid sudah selesai, dan Covid sudah hilang," kata Abuya Sarkawi.

Menurutnya, melonjaknya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di seluruh daerah Indonesia, termasuk Bener Meriah, lantaran abai protkes. Presiden RI juga menegaskan seluruh daerah harus siaga mengantisipasi perkembangan Covid-19 yang semakin membesar.

Dia turut merujuk pada kasus Covid-19 di India. Setiap harinya hampir empat ribuan orang meninggal. Sarkawi mengatakan hal tersebut telah membuat negara tidak dapat terkendali dengan, biaya kesehatan mahal, begitu pula dengan tabung oksigen menjadi langka.

“Biasanya harga oksigen per tabung ditebus 300 ribu, namun kini ditebus mencapai jutaan karena sulitnya memperoleh oksigen tersebut," kata Sarkawi.

Negara lain yang juga mulai parah akibat Covid-19 adalah Philipina. Untuk itu, Presiden Jokowi meminta seluruh jajaran satuan pencegahan Covid-19 di seluruh Indonesia untuk kembali waspada.

Menteri Dalam Negeri dan Menteri Desa juga telah memberikan ruang untuk melakukan refocusing anggaran Dana Desa sebesar 8 persen untuk penanggulangan Covid-19 di tingkat desa.

“Saya yakin para reje sekabupaten Bener Meriah sudah melaksanakan refocusing itu bersama dengan para petue untuk melakukan persiapan program-program penanganan Covid-19. Tentu kami melalui camat dan forkopimcam ini bisa dikawal, bagaimana agar refocusing ini bisa tuntas dan semuanya mempersiapkan diri,” ujar Sarkawi.

Bupati juga meminta seluruh reje kampung bisa secepat mungkin membentuk SK Gugus Tugas Covid-19 di desa masing-masing. Para reje juga diminta mempersiapkan kebutuhan-kebutuhan antisipasi Covid-19, baik kebutuhan ruang isolasi, peralatan perlengkapan dan kebutuhan lain yang diperlukan oleh Tim Satgas di tingkat kampung.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...