Aliansi Mahasiswa Aceh (AMA) kembali medesak Plt Gubernur untuk mempublikasikan penggunaan anggaran hasil refocusing maupun BTT dalam APBA 2020. AMA mengaku tidak berhenti menyuarakan hal tersebut sebelum tuntuntan mareka terpenuhi. Aliansi Mahasiswa Aceh memandang ada hal urgensi saat ini yang harus diprioritaskan oleh Pemerintah Aceh selama masa Pandemi COVID -19, seperti sektor kesehatan, pendidikan maupun sektor ekonomi.

Minta Kalak BPBD Dicopot

Ratusan Pemuda Datangi Pendopo Bupati Bener Meriah

SAMSUDDINRatusan Pemuda mendatangi pendopo Bupati Bener Meriah
A A A

BENER MERIAH – Dua hari berturut-turut peristiwa kebakaran melanda Kabupaten Bener Meriah, yakni di Kampung Pasar Simpang Tiga dan Kampung Ujung Gele yang merupakan kawasan Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.

Musibah itu datang tiba-tiba, dan begitu cepat meluluh lantakan rumah yang berkontrusi kayu baik yang terjadi di Simpang tiga pada Jumat (14/8/2020) maupun yang terjadi di Kampung Ujung Gele hari ini, Sabtu (15/8/2020).

Dari kedua peristiwa itu, sejumlah masyarakat Bener Meriah sangat merasa kecewa atas tidak hadirnya mobil pemadam kebakaran BPBD Bener Meriah untuk memadamkan api selain satu unit yang diterjunkan dari pos Pondok Baru Kecamatan Bandar pada musibah kebakaran di Kampung Simpang tiga.

Namun, untuk musibah kebakaran yang terjadi hari ini di Kampung Ujung Gele hanya mobil tanki air milik Dinas Sosial Bener Meriah dan water canon Brimob yang tiba di TKP untuk memadamkan api.

Akibat hal tersebut, ratusan pemuda Bener Meriah mendatangi kantor BPBD namun tidak berapa lama para pemuda itu bergeser menuju pendopo Bupati Bener Meriah.

Pemuda yang terselut imosi sempat akan membuat aksi di depan gerbang pendopo bupati dengan membakar ban bekas, namun aksi sigap aparat kepolisian Polres Bener Meriah yang telah menjaga ketat rumah dinas orang nomor satu di Kabupaten penghasil kopi arabika itu berhasil mengurungkan niat para pemuda yang terlihat begitu kesal.

Dari informasi yang dihimpun media ini, ratusan pemuda itu menuntut pihak pemda meminta maaf kepada masyarakat akibat lambatnya kinerja BPBD Bener Meriah menangani pristiwa kebakaran. Untuk itu mereka meminta kalak BPBD di copot.

Hingga berita ini diterbitkan aksi ini masih berlangsung.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...