Ketua Lembaga Pemantau Pendidikan Aceh (LP2A), Dr. Samsuardi, MA, menjadi narasumber peHTem edisi Senin, 3 Oktober 2022 episode ke 13 Tahun ke 3 dengan tema: Benarkah di Bawah Tangan Alhudri Pendidikan Aceh Terpuruk? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Alat KIR Rusak

Ratusan Juta PAD Aceh Timur Diduga Raib

MusyawirIlyas Ismail, Jurnalis Senior Aceh Timur
A A A

Jangankan mencipta sumber PAD baru, sumber PAD yang sudah ada saja tidak terkelola maksimal. Sementara kebutuhan anggaran daerah, makin lama justru makin besar

Ilyas Ismail Jurnalis Senior Aceh Timur

ACEHIMAGE.COM - Peralatan Uji Kenderaan di Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Timur, dikabarkan rusak sejak tahun 2019. Efeknya, para pemilik truk dan pick-up di kabupaten ini terpaksa melakukan uji kelayakan kenderaan (KIR) ke Langsa serta Tamiang, dan ratusan juta Pendapatan Asli Daerah (PAD) diduga raib.

"Kalau alat KIR ini berfungsi normal, potensi PAD untuk Aceh Timur bisa mencapai Rp200 juta per tahun. Tapi, karena sudah rusak sekitar tiga tahun, potensi itu otomatis menguap, tidak bisa ambil dan dimanfaatkan," taksir Ilyas Ismail (foto), pemerhati masalah sosial ekonomi masyarakat yang juga jurnalis senior Aceh Timur. Rabu, 31 Agustus 2022.

Ilyas memandang fakta ini sebagai sebuah ironi. Pasalnya, miliaran anggaran daerah selama ini terkuras untuk membiayai program-program seremoni yang terkesan hanya untuk pencitraan. Sementara alat KIR, yang jelas-jelas menghasilkan PAD, malah dibiarkan rusak selama bertahun-tahun.

"Kalau program sekedar menghabiskan anggaran, anak TK dan PAUD pun mampu. Yang kita butuhkan saat ini adalah program-program yang mampu mendongkrak ekonomi rakyat secara signifikan. Ini, jangankan mencipta sumber PAD baru, sumber PAD yang sudah ada saja tidak terkelola maksimal. Sementara kebutuhan anggaran daerah, makin lama justru makin besar," pungkas Ilyas.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh Timur, Zulkifli, yang dihubungi wartawan secara terpisah, mengakui fakta tersebut. Bahkan, tambah Zulkifli, gedung uji KIR yang berada di komplek Kantor Dinas Perhubungan Aceh Timur di Peureulak itu juga sempat berstatus tidak layak pakai karena bagian atap keropos dimakan usia.

"Tapi, sekarang gedungnya sedang proses renovasi dengan dana otsus. Begitu juga dengan sekitar 11 unit alat uji. Peralatan itu sedang dalam proses kalibrasi dan akreditasi. Insya Allah, mulai 2023 mendatang sudah bisa kita fungsikan seperti biasa," garansi Zulkifli.

Sumber lain membeberkan, sebetulnya anggaran untuk perbaikan gedung dan alat uji KIR Dishub Aceh Timur sudah disiapkan dalam pagu anggaran tahun 2019. Nilainya sekitar 400 juta. Sayangnya, anggaran ini gagal digunakan karena dialihkan untuk Covid-19.[]

Tapi, sekarang gedungnya sedang proses renovasi dengan dana otsus. Begitu juga dengan sekitar 11 unit alat uji. Peralatan itu sedang dalam proses kalibrasi dan akreditasi. Insya Allah, mulai 2023 mendatang sudah bisa kita fungsikan seperti biasa

Zulkifli Kepala Dinas Perhubungan Aceh Timur

Wartawan:Musyawir
Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...