Selamat merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Mari jadikan momentum ini sebagai bentuk memperbaiki diri serta mengikuti jejak baginda Rasul untuk kebaikan dunia dan akhirat, Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad.

IMPKL Minta Kapolda Aceh Turun Tangan

Ratusan Juta Dana Desa di Lhokseumawe Dibegal Melalui Bimtek

Acehimage.comKetua Ikatan Mahasiswa Pemuda Kota Lhokseumawe (IMPKL) Muhammad Kalvin SE
A A A

Satu Gampong mengirimkan 2 orang peserta. Terdiri dari Kepala urusan (Kaur) keuangan dan Sekretaris Desa (Sekdes). per orang mengirimkan biaya 6 juta ke lembaga pelatihan yang berbeda. Total Dana Desa dibegal dalam sekali Bimtek, tahun ini sudah mencapai 800 juta lebih. Belum lagi tahun-tahun sebelumnya

Muhammad Kalvin SE Ketua Ikatan Mahasiswa Pemuda Kota Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Ketua Ikatan Mahasiswa Pemuda Kota Lhokseumawe (IMPKL) Muhammad Kalvin SE meminta Kapolda Aceh Irjen Pol Drs Ahmad Haydar SH,MM untuk mengusut dugaan pembegalan Dana Desa (DD) melalui Bimtek (Bimbingan Teknis) dan pelatihan yang diselenggarakan oknum pemerintah Gampong bersama pihak Kedinasan Lhokseumawe.

Kegiatan itu dilaksanakan di hotel Radisson Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara pada tanggal 28 September hingga 01 Oktober 2021 dan di hotel Santika Medan pada tanggal 29 September s/d 02 oktober 2021.

"Sejak pandemi Covid-19, kondisi ekonomi rakyat Lhokseumawe hancur. Satu–satunya harapan masyarakat yakni Dana Desa yang langsung dikucurkan oleh Pemerintah Pusat, sebenarnya ini sangat membantu untuk menjaga kestabilan ekonomi di kota ini," lugas pemuda yang kerap disapa Kalvin kepada Acehimage.com melalui siaran pers, Sabtu (02/10/2021).

Hanya saja, kata Kalvin, begitu sampai di gampong- gampong, dana tersebut segera beralih ke rekening berbagai lembaga pelatihan (pihak ke 3) yang ditunjuk oleh sekelompok orang, yang memiliki otoritas untuk melaksanakan Bimtek.

"Satu Gampong mengirimkan 2 orang peserta. Terdiri dari Kepala urusan (Kaur) keuangan dan Sekretaris Desa (Sekdes). per orang mengirimkan biaya 6 juta ke lembaga pelatihan yang berbeda. Total Dana Desa dibegal dalam sekali Bimtek, tahun ini sudah mencapai 800 juta lebih. Belum lagi tahun-tahun sebelumnya. “Ungkapnya.

Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Apatur Gampong se Kota Lhokseumawe yang diselenggarakan di Hotel Santika Medan pada tanggal 29 September sampai 02 oktober 2021

Disamping itu, Kalvin mengatakan hal ini jelas melanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) karena kegiatan tersebut dilaksanakan di luar kota, dimana seperti diketahui dari media bahwa Medan termasuk daerah dengan kasus Covid-19 yang masih tinggi.

”kota Medan sendiri masih menerapkan PPKM level 3. Jangan sampai dengan adanya Bimtek tersebut para aparatur menjadi positif virus Corona ketika sampai di Lhokseumawe karena mereka juga Satgas Covid-19 di gampong," ujarnya.

Menurutnya acara seperti ini, seharusnya bisa di lakukan secara daring online atau setidaknya bisa dilaksanakan di Kota Lhoksemawe dengan mendatangkan pemateri-pemateri dari luar.

 "Ini malah Sekretaris Desa dan Bendahara bepergian keluar daerah, buat apa? " tutur Kalvin.

Oleh sebab itu, IMPKL meminta kepada Kapolda Aceh agar mengusut dan memanggil Kepala DPMG kota lhokseumawe untuk mempertanggung jawabkan Bimtek aparatur Gampong dan juga melakukan Pemeriksaan / Audit kepada Lembaga Pelatihan (pihak ke tiga) yang melaksanakan acara tersebut, agar kegiatan pemborosan anggaran seperti ini tidak terulang kembali khususnya di ruang lingkup kota lhokseumawe.

"kami berharap jika ada ditemukan indikasi korupsi agar diproses secara hukum." Tandasnya.

Rubrik:ACEHNEWS

Komentar

Loading...