Mantan Ketua Umum Persiraja, Asri Sulaiman, menjadi narasumber peHTem edisi Senin 29 November 2021 episode 29 Tahun ke II dengan tema: Gagal Mentas Di PORA, Sepak Bola Banda Aceh Semakin Terpuruk, yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

PWI Bener Meriah Gelar Peningkatan Jurnalistik Sekaligus Santuni Anak Yatim

SamsuddinFoto bersama Usai penyerahan santunan kepada anak yatim
A A A

BENER MERIAH – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bener Meriah, menggelar pelatihan peningkatan kemampuan jurnalis sekaligus menyantuni anak yatim. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Al Fatah. Kamis, 11 November 2021.

Ketua PWI Bener Meriah, Mashuri dalam sambutanya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah daerah Bener Meriah, Bank Aceh cabang Bener Meriah yang telah mendukung program –program PWI Bener Meriah termasuk peningkatan kemampuan jurnalis di daerah penghasil kopi arabika gayo itu.

Kepada peserta, wartawan Harian Rakyat Aceh itu menyebutkan, kegiatan tersebut adalah merupakan ajang silaturahmi wartawan yang dikemas dalam kegiatan bakti sosial penyantunan anak yatim.

“Semoga dengan sedikit sentuhan yang kita berikan kepada anak yatim, dapat membuat mereka sedikit tersenyum seperti anak-anak lainya,” kata Mashuri.

Peningkatan kemampuan untuk anggota PWI Bener Meriah sendiri, katanya  bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik serta menghindari penyalahgunaan profesi wartawan yang saat ini masih sering terjadi.

Ia menambahkan, seyogyanya kegiatan Peningkatan kemampuan wartawan tersebut  dihadiri oleh ketua PWI Provinsi Aceh Tarmilin Usman dan  beberapa pengurus PWI Provinsi lainya.

” Namun dikarenakan  kesibukan  jelang konferensi pemilihan Ketua PWI Provinsi Aceh beliau tidak dapat hadir dan menitipkan salam kepada kita semua yang hadir, “ ujarnya.

Sementara itu, Khairul Akhyar wartawan senior di Bener Meriah yang saat ini menjabat sebagai Ketua KIP Bener Meriah menyebutkan di generasi Z ini, wartawan tidak hanya dituntut untuk menulis berita dengan baik namun juga harus mampu memanfaatkan media sosial seperti FB, IG, dan Twitter maupun sejenisnya.

Sebab, menurut Ucok panggilan Akrab Khairul Akyar, pada generasi Z sekarang mereka hanya lebih tertarik kepada media sosial seperti IG, Twiter, sehingga ketertarikan mereka untuk membuka link portal berita yang kita hanya beberapa persen saja. Untuk itu kita harus memanfaatkan media sosial tersebut untuk promosikan karya tulis kita.

“Jika pun melihat berita yang kita tulis, mereka hanya membaca judul saja, dan ini menjadi tantangan para wartawan di generasi Z,” tuturnya.

Pun demikian, sambung Ucok, berita yang akurat, berimbang adalah yang dibuat oleh wartawan adalah salah satu penangkal berita-berita hoax yang kian marak dengan semakin pesatnya media sosial.

Untuk itu, saya mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan kawan-kawan PWI untuk selalu meningkatkan kemampuan jurnalistik, dengan merangkul kawan-kawan lainnya dalam kegiatan ini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua KIP Bener Meriah, Khairul Ahyar (mantan wartawan harian waspada), KBO Sat Intelkam Bener Meriah, Ipda Dede Moerdhany, Ketua PWI Bener Meriah beserta pengurus, Ketua Pewaber Bener Meriah dan beberapa wartawan lainnya. []

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...