Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Puluhan Warga Aceh Timur Keracunan Usai Makan Siomay

ISTIMEWATerlihat salah satu orang tua menggendong anaknya yang mengalami keracunan. Kamis (18/03/2021).
A A A

ACEH TIMUR - Sebanyak 56 warga Desa Sahraja, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, dilaporkan mengalami keracunan setelah menyantap siomay pada Kamis (18/03/2021) sekitar pukul 17.00 WIB. Satu diantaranya dalam kondisi kritis dan  terpaksa di rujuk ke RSUD Zubir Mahmud.

Sementara yang lainya masih dalam perawatan bidan desa setempat, dan Puskesmas Simpang Ulim. Tim BPBD, PSC Dinas Kesehatan Aceh Timur, serta putugas Puskesmas Pante Bidari dan dibantu petugas medis beberapa Puskesamas lainya langsung turun ke TKP.

"Untuk sementara semua warga yang keracunan sudah mendapatkan pertolongan medis dan dirawat inap baik di Puskesmas Simpang Ulim dan di Rumah Sakit Zubir Mahmud di Idi," kata Direktur Rumah sakit Zubir Mahmud (RSZM) Aceh Timur Edy Gunawan di Idi, Jumat, (19/03/2021)

Edy Gunawan mengatakan dirinya telah melihat langsung pasien yang dirujuk ke RSZM yang awalnya dalam kondisi kritis.  sekarang sudah mulai stabil dan membaik.

“Meskipun sudah stabil, tetapi mereka tetap harus dirawat inap karena pasien masih lemas. karana sebelumnya, mereka mual, muntah-muntah, sesak nafas, diare dan pusing," jelasnya.

Adapun warga yang diduga mengalami keracunan tersebut terdiri dari belasan anak-anak, remaja dan orang dewasa. satu orang dalam kondisi kritis dan telah dirujuk ke RSUD Zubir Mahmud Idi.

“Sedangkan belasan orang lainnya dirawat di Puskesmas Simpang Ulim dan yang lainnya sudah mulai sehat setelah mendapat pertolongan pertama dari bidan desa setempat,” tutupnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...