Berkeliaran saat Jam Kerja

Puluhan PNS Terjaring Razia Satpol PP di Banda Aceh

ISTIMEWAPNS dan Tenaga Kontrak yang terjaring dalam razia Satpol PP dan WH Aceh di SMEA Kantin Coffee yang beralamat di Jalan T. Panglima Nyak Makam Gampong Kota Baru, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh
A A A

BANDA ACEH - Satpol PP dan WH Aceh menjaring puluhan Pegawai Negeri Sipil yang keluar saat jam kerja. Mareka ditemukan sedang nongkrong di berbagai warung kopi di Kota Banda Aceh, Selasa (17/3/2020). Selain para ASN, Satpol PP turut mengaman 43 orang siswa yang sedang bermain game di Warnet pada saat sekolah diliburkan.

Padahal langkah pemerintah meliburkan sekolah untuk mengantisipasi merebaknya penyebaran Virus Corona. Itu sebanya pemerintah meminta kepada para orang tua untuk bisa membimbing anak-anaknya untuk sementara belajar dari rumah.

Kasat Pol PP dan WH Aceh Jalaluddin SH MM kepada wartawan menyebutkan, bagi PNS yang terjaring razia ditahan KTP (kartu Tanda Penduduk) oleh PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) Satpol PP dan WH Aceh, mereka diwajibkan mengabil KTP sendiri di Kantor Satpol PP dan WH Aceh.

Selain itu, PNS yang terjaring dalam razia harus membuat pernyataan tidak mengulangi perbuatan mereka, dan pihak Satpol PP dan WH Aceh akan memberi surat tertulis kepada SKPA-SKPA yang PNS nya terjaring razia.

"Sebanyak 23 PNS dan Tenaga Kontrak serta 43 Siswa yang bermain game," kata Jalaluddin.

Untuk diketahui, aturan PNS yang melanggar disiplin tersebut telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil junto PERGUB no 47 Tahun 2008 tetang Rician Tugas Pokok dan Funsi, Junto Surat edaran Gubernur, SE 800/ 22476 tanggal 15 agutus 2012 tentang peningkatan disiplin dan kenerja PNS di lingkingan pemerintah aceh. Serta ST No. 074/ST/III/20 tanggal 13 Maret 2020.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...