Presiden Duta Central Revolusi Rakyat (DCRR), Sufaini Usman Syekhy (Tgk Syekhy) kembali menjadi narasumber peHTem edisi Senin, 5 Desember 2022 episode ke 31 Tahun ke 3 dengan tema: Mimpi Aceh Merdeka Mulai Dilupakan Petinggi GAM? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Puluhan Pemuda di Aceh Utara Dibekali Ilmu Tentang Perabot

Para pemuda Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara mengikuti Bimtek tentang teknis perabotan hingga pemasarannya. Kamis (24/11/2022).
A A A

Aceh Utara — Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Provinsi Aceh memberikan pelatihan kepada para pemuda Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara tentang teknis perabot hingga pemasarannya.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Lido Graha di Lhokseumawe, Kamis (24/11/2022), dan diikuti oleh 33 peserta kalangan muda-mudi dari Kecamatan Kuta Makmur.

Panitia acara ini, Muttaqin SE, M.S.M, di sela-sela acara tersebut menyampaikan bahwa pelatihan itu bertujuan untuk menciptakan skil atau keterampilan masyarakat Aceh khususnya Kuta Makmur dalam hal Furniture.

"Di sini kita tidak hanya mengajarkan tekninya juga pemasarannya. Tadi dalam acara diisi oleh pemateri  dua orang dari Dinas Koperasi, UKM Aceh yaitu Safaruddin SE selaku Kabid Pemberdayaan Usaha Kecil dan Mukhlis S.Pd, M.Si serta Dosen Unsyiah Fakrurazi Amir SE, MM," ujar Muttaqin.

Muttaqin mengatakan, sementara dua lainnya yaitu dari Lhokseumawe Muhammad Fajarul Aqsa dari Politehnik yang memang sering memberikan bimbingan dan pelatihan tentang perabot dan Furniture dan satu lagi yaitu Aqiwijaya dari owner Kita Furniture Lhokseumawe dan Owner Kita Perabot Interior Lhokseumawe.

"Acara ini dilaksanakan selama empat hari hingga, terhitung hari ini tanggal 24 - 27 November. Di pelatihan ini nanti ada juga juri yang menilai. Yang terpilih nanti istilahkan di-up gitu. Misalnya ini skilnya bagus gitu ya ditarik lah dan kedepannya bisa jadi dikasih modal usaha secara berkelompok. Intinya gak hanya pelatihan tapi bimbingan juga," ucapnya lagi.

Panitia Muttaqin berharap, dari kegiatan ini peserta dapat memaksimalkan diri dan mempelajari inti-inti materi yang diberikan dalam pelatihan.

"Seperti kita bilang tadi, apa itu yang namanya produksi. Sekarang orang kalau mau buat saja satu meja cukup satu triplek tanpa buangan, kita mengajarkan efisiensi. Jadi itu semua ada ukurannya. Nah terkait model atau interiornya kita harus ikut pasar. Karena rata-rata hasil produksi kita masih berputar paling sampai ke Medan," sebutnya lagi.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...