Aliansi Pemuda Aceh Menggugat (APAM) kembali menggelar aksi unjuk rasa di Halaman Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Rabu 24 Februari 2021. Aksi tersebut dilakukan untuk meminta Gubernur Aceh dan DPR Aceh untuk lebih peduli kepada masyarakat miskin.

Puluhan Pejabat Aceh Timur Jalani Skrining untuk Divaksinasi

ISTIMEWA 20 pejabat di Kabupaten Aceh Timur melakukan rapat koordinasi terkait vaksinasi Covid-19 yang akan dilaksanakan di Kabupaten. Senin (08/02/2021).
A A A

ACEH TIMUR - Sebelum menjalani vaksinasi Covid-19 yang akan dilaksanakan pada 10 Februari mendatang, sebanyak 20 pejabat di Kabupaten Aceh Timur menggelar rapat koordiansi dan melakukan Skrining (pemeriksaan kesehatan), yang berlangsung di Gedung Dekranasda, Senin (08/02/2021).

20 pejabat Aceh Timur yang akan divaksinasi yaitu, Bupati, Ketua DPRK, Kapolres, Danramil 05 Idi Rayeuk, Kasi Petun Kejari, Wakil Ketua MPU, Kepala BPBD, Kepala Dinas Kesehatan, Kasatpol PP dan WH.

Kemudian Kadis Kominfo, Direktur RSUD Zubir Mahmud, Direktur RSUD Sultan Abdul Aziz Syah, Ketua Yayasan RS, Graha Bunda, Perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Asisten Administrasi Umum, Asisten Pemerintahan, Asisten Keistimewaan Aceh, Ekonomi dan Pembangunan, dan Ketua PKK Aceh Timur.

“Pemkab Aceh Timur hari ini rapat koordinasi sekaligus periksa kesehatan untuk menlajani vaksinasi Covid-19 pada 10 Februari mendatang. Pejabat Aceh Timur yang menjalani vaksinasi kurang lebih 20 orang. Alhamdulillah pejabat yang menjalani pemeriksaan kesehatan hari ini dalam keadaan sehat,” ujar Bupati Aceh Timur.

Bupati juga berharap, kegiatan vaksinasi yang akan berlangsung di RSUD Zubir Mahmud, Aceh Timur berjalan lancar. Terkait jika ada tenaga kesehatan di kabupaten yang menolak untuk divaksinasi, menurut bupati tidak ada yang akan menolak untuk divaksinasi, karena tenaga kesehatan garda terdepan untuk menangani kesehatan masyarakat.

“Garda terdepan untuk menangani masyarakat yang sakit, terutama terpapar Covid-19, sehingga tidak masuk akal jika ada yang menolak untuk divaksin. Jika ada berita yang menyebutkan tenaga medis menolak divaksin saya rasa itu berita Hoax (bohong), karena secara ilmu tidak mungkin menolak, mereka lebih tahu tentang virus Covid-19. Mudah mudahan tidak ada penolakan vaksin Covid-19 di Aceh Timur ,” pungkas Roky.

Sementera itu, Juru Bicara Covid-19 Aceh Timur, dr Edi Gunawan, MARS mengatakan 20 pejabat publik akan divaksinasi Covid-19 hadir pada acara Rapat Koordinasi tersebut, dan mereka juga melakukan skrining (pemeriksaan kesehatan), mereka diperiksa suhu tubuh dan tekanan darah.

Ia juga berharap 20 pejabat publik yang akan divaksinasi nanti semua dapat menjalaninya. Edi juga berharap di Aceh Timur tidak harus ada sanksi bagi yang menolak untuk divaksinasi.

“Sehingga kita berharap semua mau divaksinasi dengan kesadarannya sendiri. Jika ada dari tenaga kesehatan yang menolak divaksin Covid-19, kita akan mengambil tindakan,” tutup Edi Gunawan yang juga Direktur RSUD Zubir Mahnud, Aceh Timur.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...