Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh Syariah, Amal Hasan menjadi narasumber peHTem edisi Senin 10 Mei 2021 Episode 37 Tahun ke 2 dengan Tema: Sahuti Kebutuhan Masyarakat, Bank Aceh Luncurkan Kartu Debit yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Puluhan Ekor Gajah Liar Obrak Abrik Kebun Warga

ISTIMEWATerlihat pemilik dan pohon sawit yang diobrak abrik gajah liar di Desa Seuneubok Bayu, Kecamatan Banda Alam, Senin (25/1/2021).
A A A

ACEH TIMUR - Puluhan ekor gajah Sumatera rusak tanaman warga di Desa Seuneubok Bayu, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur. Akibatnya puluhan hektar kebun sawit milik warga diobrak abrik kawanan gajah liar.

Berdasarkan informasi masyarakat, puluhan ekor gajah liar itu mulai masuk ke perkebunan dan mengobrak-abrik lahan perkebunan warga sejak, Sabtu (23/01)- (24/01/2021) sore.

Akibatnya, puluhan hektar tanaman sawit usia 3-5 tahun jadi sasaran makanan gajah. Tanaman sawit yang menjadi sasaran merupakan tanaman sawit yang mulai produktif dan selama ini terus dirawat pemiliknya.

“Sudah tiga hari gajah-gajah liar ini masuk ke wilayah Banda Alam, antara lain ke Desa Seuneubok Bayu. Bukan hanya lahan sawit, tapi juga pondok-pondok warga ikut dirusak satwa liar berbadan besar ini,” kata Tgk Idris, tokoh masyarakat Banda Alam. Senin (25/01/2021).

Dia menjelaskan, diantara kawanan gajah liar tersebut terdapat gajah sumatera yang memiliki GPS Collar. Sebagaimana diketahui, GPS Collar dipasang pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh bersama Yayasan Forum Konservasi Leuser (FKL) terhadap tiga gajah liar di Aceh Timur.

Sementara Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto secara terpisah membenarkan adanya laporan gajah sumatera memasuki perkebunan di desa dalam Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur. Bahkan pihaknya telah menurunkan tim ke lokasi melakukan pengecekan dan pemantauan, sehingga nantinya dapat diambil langkah selanjutnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...