Pimpinan Dayah Khamsatu Anwar Aceh Besar, Dr. Tgk Sirajuddin Saman, S.Pd.I, MA (Abi Doktor) menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 26 Mei 2022 episode ke 80 Tahun ke II dengan tema: Kadis Pariwisata Aceh Undang Wulan Guritno Pamer Aurat di Nanggroe Syariah?, yang dipandu oleh host Siti Aminah, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Peringati HUT Ke 40 dan Garnas K3

PT PIM Gelar Coastal Cleaning Up di Pantai dan Danau

Said AqilPT PIM Gelar Coastal Cleaning Up di Danau Laut Tawar
A A A

ACEHIMAGE.COM - Dalam Rangka memeriahkan Peringatan Bulan K3 Nasional dan menyambut HUT PT PIM ke 40 Tahun. Karyawan PIM menggelar kegiatan Coastal Clean UP atau pembersihan pinggiran pantai dan danau dari sampah-sampah organiK maupun non organik. Minggu, 23 Januari 2022.

Coastal Cleaning Up merupakan Kegiatan yang dilakukan di ekosistem pantai yang memiliki keterkaitan erat dengan pembersihan sampah, dimana sampah merupakan bagian pencemaran lingkungan.

Sasaran yang dilakukan pembersihan pantai desa Bangka Jaya Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara dan pinggiran danau laut tawar di Takengon kabupaten Aceh Tengah.

Salah satu program kegiatan Gernas K3 dan HUT PT PIM ke 40 adalah gerakan Peduli kebersihan Lingkungan yang berlokasi  di pantai dan danau yang diprakarsai oleh panitia dan karyawan/ti.

Reza Ketua BK3N 2022 PT PIM menjelaskan, kegiatan Coastal Clean up merupakan kegiatan pembersihan pantai yang dilakukan setiap tahun di pantai-pantai yang berada di lingkungan PT Pupuk Iskandar Muda sejak tahun 1986.

Laut dan danau merupakan kumpulan dari berbagai ekosistem yang didalamnya hidup beraneka ragam biota. Hingga akhir 2021, sampah terbanyak yang ditemukan di laut masih didominasi oleh sampah plastik.

Bahkan  International Coastal Cleanup (ICC) merilis, Sebut Reza. pada 2019 sebanyak 97.457.984 jenis sampah dengan berat total 10.584.041 kilogram ditemukan di laut dan Sembilan dari 10 jenis sampah terbanyak yang mereka temukan berasal dari bahan plastik, seperti sedotan dan pengaduk, alat makan plastik, botol minum plastik, gelas plastik, dan kantong, bayangkan sekarang ?.

Lanjut Reza, rendahnya kesadaran masyarakat yang tinggal dan melakukan aktifitas di lingkungan pesisir, menimbulkan anggapan bahwa wilayah pantai adalah tempat pembuangan sampah yang gratis, mudah atau praktis.

Akibat dari pembuangan sampah sembarangan telah mengurai nilai keindahan dan kenyamanan lingkungan pantai. Oleh karena itu, kita sebagai manusia yang ikut andil menghasilkan sampah saatnya bertanggung jawab untuk ikut menjadi bagian dari gerakan/ kegiatan Coastal Clean Up.

Kata Reza, Dalam kegiatan tersebut selama satu jam terkumpul 32 karung sampah ukuran 50 kg yang lagi-lagi didominasi oleh sampah plastik dan residu. Total 75 relawan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini mulai dari karyawan/ti PT PIM, Turun Tangan Lhokseumawe, Turun Tangan Aceh Utara, Forum Anak Dewantara, Mahasiswa/I Universitas Malikussaleh & Politeknik Lhokseumawe, Earth Hour Aceh , ASB Coffee, dan masyarakat sekitar.

”Melalui kegiatan ini diharapkan pantai di lingkungan sekitar PIM menjadi lebih bersih dan indah sehingga layak untuk dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata di kawasan Aceh Utara, dan juga bisa memotivasi banyak orang sekitar untuk terus melakukan kegiatan serupa untuk kebersihan dan Kesehatan setempat,” Kata Reza Ketua BK3N 2022.

Reza melanjutkan, Kita ketahui bahwa plastik merupakan salah satu sampah yang membutuhkan waktu sampai 50 tahun lebih untuk dapat terurai, microplastic atau pecahan plastik pun mulai meresahkan laut selain dikonsumsi oleh ikan dan pastinya menyatu dengan air laut yang lagi-lagi pada akhirnya akan dikonsumsi oleh manusia sebagai lauk dan garam.

Hal memperihatinkan seperti inilah yang menjadi bagian dari harapan untuk kegiatan ini dan serupa akan terus ada digerakkan oleh banyak lapisan masyarakat terlebih millennials. Terakhir, kegiatan ini berjalan lancar dan penuh kolaborasi serta semangat untuk terus peduli terhadap lingkungan, Bumi rumah kita.

Selain di pesisir pantai Bangka jaya,  Insan PT PIM juga melakukan pembersihan di Area pinggir Lot Tawar Takengon, Aceh Tengah yang berada di 2 (dua) titik yaitu Lot Kala Kebayakan dan dipesisir Camp Gayo Indah  dalam rangka kegiatan Focus Gruop Discussion (FGD)

Vice President PKBL & Humas, Nasrun selaku coordinator dilapangan menyampaikan bahwa kegiatan Coastal Cleaning Up yang dilakukan di dua lokasi ini merupakan implementasi nilai-nilai Akhlak dari karyawan PT Pupuk Iskandar Muda untuk menjaga lingkungan pantai dan danau yang bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat.

"Yang mendukung kegiatan dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada Lembaga-lembaga masyarakat yang berpartisipasi dalam memelihara dan peduli lingkungan," tutupnya.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...