Pimpinan Pesantren Darul Mujahiddin Kota Lhokseumawe, Tgk Muslim At Thahiri menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 18 Agustus 2022 episode ke 104 Tahun ke II dengan tema: Festival Ekonomi Syariah Yang Tidak Syariah, Masyarakat Kecam Bank Indonesia? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari, Jangan lupa like share comment and subsribe.

PT Pema Global Energi Diminta Professional Mengelola Perusahaan

Aiyub salah satu Tokoh Pemuda Kecamatan Matangkuli
A A A

Aceh Utara - Pemuda Kecamatan Matang Kuli meminta pihak Manajemen Perusahaan PT. Pema Global Energi atau PT. PGE agar terbuka dan transparan dalam melakukan proses tender kegiatan berupa Proyek di lingkungan perusahaan tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Aiyub salah satu Tokoh Pemuda Kecamatan Matangkuli yang menilai adanya indikasi mencurigakan dari perusahaan PGE terhadap beberapa proses tender pekerjaan yang akan dilangsungkan.

Aiyub lantas meminta agar proyek maupun kegiatan yang dilakukan tidak diarahkan kepada Salah satu perusahaan melalui mekanisme yang tidak jujur dan prosesnya tidak sehat.

Sambung Aiyub, Bahkan kita mendengar dari beberapa rekanan Vendor yang ada di seputaran PT PGE adanya masalah dimana hanya perusahaan tertentu saja yang dianggap memiliki relasi hubungan khusus dengan manajemen perusahaan yang di undang dalam proses Tender, karena proses tender tidak di umumkan secara publik dalam sistem CIVD seperti yang dilakukan oleh K3S Provinsi lain di luar Aceh. Ungkap Aiyub.

Aiyub menambahkan kalau memang perusahaan belum siap dengan sistem yang dilakukan oleh K3S lain, maka seharusnya PT. PGE bisa menempuh jalur lain seperti melalui media cetak maupun media online, dan kita meminta pihak BPMA yang mempunyai kewenangan pelaksanaan, pengendalian dan pengawasan tidak menutup Mata terhadap masalah ini.

Aiyub berharap agar PT PGE harus menjadi warna baru yang Positif bagi masyarakat lingkungan perusahaan apalagi ini perusahaan daerah kita sendiri berbeda dengan perusahaan-perusahaan sebelumnya jangan sampai justru menjadi masalah baru bagi masyarakat seperti yang pernah dilakukan oleh perusahaan sebelumnya.

Aiyub memberi contoh, misalnya pada proses rekrutmen tenaga kerja yang dilakukan pada tahap pertama kita anggap secara siluman dimana dari 19 orang yang diterima hanya 5 orang yang berasal dari Aceh utara, saat ini juga sedang berlangsung proses rekrutmen Tenaga Kerja melalui kerja sama dengan Kampus Politeknik Negeri Lhoksemawe, itupun kita tidak tau apakah bisa berjalan dengan baik, harapan kita semoga bisa Professional,

"Kita minta PT. PGE jangan coba memancing perasaan masyarakat lingkungan karena ini akan berdampak pada kelancaran operasional perusahaan jadi tolong dijaga juga hubungan baik dengan masyarakat sekitar, kita minta hak-hak masyarakat lingkungan jangan lagi di zalimi."tegas Aiyub.

Hal yang sama juga ikut disoroti Gerakan Transparansi dan Keadilan (LSM GerTaK) menyangkut persoalan tersebut dengan meminta agar pihak perusahaan agar komitmen menjalankan perusahaan secara Professional.

Muslem Hamidi selaku Koordinator GerTaK meminta Manajemen PT. PGE mempertegas komitmen terkait integritas perusahaan dalam menjalankan layanan proses pelelangan tender maupun pengadaan kegiatan dan pekerjaan pada perusahaan tersebut.
Sebagai perusahaan yang berdiri atas harapan baru Rakyat Aceh kita minta pengelolaan perusahaan harus transparan dan jauh dari praktik-praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Kita ingatkan Manajemen PT PGE agar bekerja secara Professional saat melakukan rekrutmen Tenaga Kerja dan proses pelelangan pemilihan Penyedia ataupun rekanan, ada beberapa informasi yang kita terima dari masyarakat terkait kekhawatiran mereka terhadap mekanisme yang dijalankan oleh perusahaan tentu ini akan menjadi perhatian kita kedepan dan kita akan melakukan pengawalan dan pengawasan terhadap perusahaan demi terhindarnya praktik-praktik KKN di Aceh khususnya pada perusahaan daerah seperti PT. PGE ini.

"Jika perlu kita akan minta Gubernur Aceh melalui BPMA untuk melakukan Evaluasi terhadap kinerja PT. PGE apabila ditemukan masalah-masalah tersebut di kemudian hari." tutup Muslem.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...