Bantuan Jaring ikan bersumber APBK tahun anggaran 2020 senilai Rp 1,4 Miliar yang diserahkan untuk kelompok nelayan kakap putih Kecamatan Seuneddon Kabupaten Aceh Utara diduga bermasalah. Mencuatnya aroma bermasalah bantuan jaring ikan untuk para nelayan tersebut, berdasarkan informasi yang diterima media ini dari kalangan masyarakat. “Bantuan jaring ini sudah diserahkan kepada nelayan sebanyak 144 orang dari jumlah usulan 166 orang, karena dipangkas anggaran faktor pandemi, maka yang mendapat bantuan 144 orang. Berupa bantuan lima lembar jaring, 30 kg timah pemberat dan pelampung jaring,” jelasnya Kamis (21/01/2021).

Antisipasi Penyebaran Covid-19

Proses Belajar Tatap Muka di Bener Meriah Ditiadakan

SAMSUDINKepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah, Sukur, SP.d.,M.Pd
A A A

BENER MERIAH - Sesuai instruksi Bupati Bener Meriah Nomor : 6/INSTR/2020 tentang Percepatan Penanganan dan Pencegahan Corona Virus Desease (COVID-19) di Kabupaten Bener Meriah khususnya pada poin 8 yang menyebutkan bahwa proses belajar mengajar di satuan pendidikan secara tatap muka untuk sementara ditiadakan sampai dengan adanya ketentuan lebih lanjut.

Menyikapi hal tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah Sukur, SPd MPd, melalui media ini, Sabtu (1/8/2020) menginstruksikan kepada seluruh Kepala Sekolah SMP se-Kabupaten Bener Meriah untuk kembali menyampaikan kepada seluruh guru, siswa serta warga sekolah lainnya dan orangtua wali siswa, bahwa libur sekolah dalam rangka menyambut dan merayakan hari raya Idul Adha 1441H/2020 M diperpanjang.

Dimana libur lebaran hari raya idul adha yang seyogyanya sampai dengan hari Selasa (4/8/2020) kembali diperpanjang sampai dengan adanya ketentuan atau pemberitahuan resmi lebih lanjut dari pihaknya.

"Belajar secara tatap muka ditiadakan, akan tetapi proses belajar mengajar tetap berjalan melalui Belajar Dari Rumah (BDR), belajar Dalam Jejaring (Daring) atau belajar secara online (e-learning)," kata Sukur.

Mantan Kabag Humas Bener Meriah ini menyebutkan bahwa kebijakan ini adalah sebagai satu upaya mengantisipasi dan mencegah penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) atau virus Corona yang kini tingkat penularannya di Kabupaten berhawa sejuk ini semakin merebak dan sampai hari ini sedikitnya sudah ada 32 kasus yang positif Covid-19 dan tersebar di hampir seluruh kecamatan dalam Kabupaten Bener Meriah.

"Kami kembali menghimbau dan mengingatkan para orangtua agar dapat mengawasi anak dengan ketat untuk tetap berada dan belajar di rumah secara mandiri, menghindari kerumunan dan beraktivitas diluar rumah, selalu nenggunakan masker, menjaga jarak dan cuci tangan. Jangan justru dengan diliburkan para siswa menghabiskan waktu sia-sia dengan nongkrong-nongkrong di Cafe, Warnet dan Play Station,"sebut Sukur.

Sekolah Tingkat SMA Juga Ditiadakan

Selain jejang Sekolah Menengah Pertama (SMP) berdasarkan Intruksi Bupati Bener Meriah juga Sekolah jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) secara tatap muka ditiadakan.

Menindak lanjuti intruksi Bupati nomor : 06/INSTR/2020 yang disampaikan kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bener Meriah maka ia menyampaikan kepada seluruh jajarannya untuk proses belajar mengajar (PBM) di tingkat SMA,SMK dan PKLK secara tatap muka ditiadakan terhitung mulai tanggal 29 Juli sampai dengan 11 Agustus 2020 dan dilaksanakan secara Dalam jaringan (Daring).

Selama kegiatan Daring, diharapkan guru, pegawai, dan siswa tetap mematuhi protokol kesehatan penangan dan pencegahan Covid-19. Dan para Kepala sekolah wajib membuat laporan Daring yang telah dilaksanakan untuk disampaikan kepada Kantor Cabang Dinas Pendidikan wilayah Bener Meriah pada Hari Rabu 12 Agustus 2020 mendatang. Demikian bunyi surat pemberitahuan yang ditandatangani Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Bener Meriah, Sukardi

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...