Dirlantas Polda Aceh, Kombes. Pol. Dicky Sondani, SIK, MH yang diwakili Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Aceh, Kompol. T. Zainal Amri, SH, SIK menjadi narasumber peHTem edisi Senin 30 Mei 2022 episode ke 81 Tahun ke II dengan tema: Pelat Hitam Atau Pelat Putih?, yang dipandu oleh host Siti Aminah, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Presiden Ukraina: Rusia Bersiap Agresi Militer

AFPPresiden Ukraina, Volodymy Zelensky, menyatakan Rusia bersiap untuk melakukan agresi militer ke negaranya setelah mengakui kemerdekaan Donetsk dan Luhansk
A A A

ACEHIMAGE.COM - Presiden Ukraina, Volodymy Zelensky, menyatakan bahwa Rusia sedang bersiap untuk melakukan agresi militer ke negaranya setelah Presiden Vladimir Putin mengakui kemerdekaan Donetsk dan Luhansk.

Zelensky mengatakan bahwa pengakuan kedua wilayah di timur Ukraina yang dikuasai separatis pro-Rusia itu bisa dijadikan alasan untuk melakukan agresi.

"Kami meyakini dengan keputusan, Rusia menciptakan dasar legal untuk agresi militer lebih lanjut terhadap Ukraina, yang melanggar semua hukum internasional," ujar Zelensky, sebagaimana dilansir AFP, Selasa (22/2).

Ia mengutarakan pernyataan ini setelah Putin mengumumkan langsung pengakuan kemerdekaan Donetsk dan Luhansk. Setelah itu, Putin mengerahkan pasukan militer ke kedua wilayah itu atas dalih untuk menjaga perdamaian.

Namun, negara-negara dunia menolak pengakuan Rusia ini. Mereka juga menganggap pengerahan pasukan militer Rusia merupakan bentuk pelanggaran.

Hingga saat ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa juga masih mengakui Donetsk dan Luhansk sebagai bagian dari kedaulatan Ukraina.

Menteri Kesehatan Inggris, Sajid Javid, pun menyebut pengerahan pasukan ke tanah Donetsk dan Luhansk merupakan bentuk invasi Rusia ke Ukraina.

"Dari laporan, saya pikir kita sudah dapat mengatakan bahwa Putin telah mengerahkan tank dan pasukan. Dari situ, dapat disimpulkan bahwa invasi Rusia ke Ukraina sudah dimulai," ujar Javid kepada Sky News, seperti dikutip Reuters.

Ia kemudian berkata, "Warga Rusia, Presiden [Vladimir] Putin, telah memutuskan untuk menyerang kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina."[]

Sumber:cnnindonesia.com
Rubrik:DUNIA

Komentar

Loading...