Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus (MPO) Aceh, Syakya Meirizal, menjadi narasumber peHTem edisi Senin 1 November 2021 episode 21 Tahun ke II dengan tema: KPK Kembali ke Aceh, Siapa Terjerat Korupsi? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Presiden: Jangan Pernah Lengah Dalam Menangani Pandemi

Presiden RI, Joko Widodo memberikan sambutan dan arahan kepada Forkopimda Se-Aceh di Anjong Monmata, Banda Aceh, Kamis, (16/9/2021).
A A A

BANDA ACEH – Presiden RI Joko Widodo mengingatkan semua pihak untuk tidak pernah lengah dalam penanganan Pandemi Covid-19. “Lakukan penanganan Pandemi Covid-19 dengan kolaborasi lintas sektor dan penuh kehati-hatian. Jangan lengah, tetap waspada, jika tidak, maka tren kasus yang sudah melandai saat ini akan kembali meningkat dan berpengaruh terhadap perekonomian kita,” kata Presiden Jokowi.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, saat memberi pengarahan kepada Gubernur Aceh dan Forkopimda Aceh serta para Bupati/Wali Kota se-Aceh, di Anjong Mon Mata Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (16/09/2021).

Kegiatan ini juga diikuti oleh para Wakil Bupati dan Wakil Wali Kota se-Aceh dan Forkopimda Kabupaten/kota, secara virtual, di daerah masing-masing. “Saat ini adalah masa yang tidak mudah, pandemi benar-benar menjatuhkan perekonomian, tidak hanya kita, tapi perekonomian dunia benar-benar terpuruk akibat pandemi covid-19. Oleh karena itu, penanganannya harus kita lakukan secara bersama, terukur dan penuh kehati-hatian. “Jangan lengah, tetap waspada, meski saat ini tren kasus menurun,” ujar Presiden.

Presiden menambahkan, jika tren kasus covid-19 tidak turun, maka perekonomian akan jatuh karena semua sektor akan terimbas terhadap berbagai upaya pengetatan dan pembatasan yang harus diambil oleh pemerintah.

Presiden Jokowi juga mencontohkan kasus di Amerika Serikat, dimana masyarakatnya sudah 60 persen divaksin. Namun karena lalai dan lengah, saat ini tren di sana meningkat lagi menjadi di atas 100 ribu kasus per hari.

Dalam kesempatan tersebut, Pak Presiden juga mengingatkan Pemda di seluruh Aceh untuk meningkatkan realisasi serapan anggaran daerah.

“Pemerintah Pusat melalui APBN telah menginjeksi semua sektor, BLT, UMKN dan lain sebagainya semua sudah kita salurkan. Hal ini tentu akan lebih baik lagi jika dibantu dengan peredaran APBA dan APBD di tengah masyarakat. Dengan demikian semakin banyak uang yang beredar di masyarakat, maka sektor sektor ekonomi akan menggeliat,” kata Presiden.[]

Rubrik:ACEH HEBAT

Komentar

Loading...