Enam unit rumah di Desa Titi Mas, Kecamatan Babul Rahmah, Kabupaten Aceh Tenggara ludes terbakar, Senin (1/3/2021). Satu diantaranya merupakan rumah pribadi wakil bupati Aceh Tenggara. Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, Mohd Asbi, dikonfirmasi membenarkan kebakaran tersebut. "Dalam kejadian kebakaran sekitar pukul 12.00 WIB siang, api baru dapat dipadamkan setelah empat unit mobil damkar dikerahkan kelokasi kebakaran," ungkap Asbi.

Preman Pensiun Sudah Lakukan Aksi Pencurian di 18 TKP Berbeda

ISTIMEWAKonferensi pers di Mapolres Banda Aceh
A A A

BANDA ACEH - Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto SIK melalui Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha SIK menyebutkan para Preman Pensiun telah melakukan kejahatan pencurian barang elektronik berupa handphone di beberapa lokasi berbeda.

Kasatreskrim mengatakan aksi kejahatan yang dilakukan pelaku diantaranya, tiga kali di Kecamatan Banda Raya, lima kali di Kecamatan Meuraxa, lima kali di Kecamatan jaya Baru, satu kali di Kecamatan Peukan Bada, satu kali di Kecamatan Ulee Kareng, satu kali di Kecamatan Baitussalam, satu kali di Kecamatan Lueng Bata dan satu kali di Kecamatan Darussalam.

“Kami melakukan interogasi terhadap ke enam tersangka dan dari hasil Introgasi bahwa tersangka didapatkan bahwa mereka telah melakukan pencurian di 18 TKP,” kata Kasatreskrim dalam konferensi pers, Jumat (5/2/2021).

Dari hasil beberapa TKP, barang hasil pencurian tersebut di jualkan tersangka kepada DP (19) dengan harga yang tidak normal diantaranya HP Advan biru dengan harga Rp200 ribu, HP Realmi C11 serta kotak dengan harga Rp1 juta, HP Xiomi S2 serta kotak dengan harga Rp 650 ribu, HP Oppo dengan harga Rp250 ribu, HP Samsung J2 dengan harga Rp370 ribu, HP Samsung J2 dengan harga Rp.250 ribu, HP Realmi C2 warna biru dengan harga Rp450 ribu, HP Advan warna putih dengan harga Rp.110 ribu dan Hp Vivo Y12 dengan harga Rp550 ribu.

BACA JUGA:Kelompok Preman Pensiun Diringkus Polisi

"Sementara itu, Polisi berhasil mengamankan barang bukti handphone dari para pelaku sebanyak 15 unit handphone, tiga unit power bank, tiga buah tabung gas 3 kg dan dua unit sepeda motor yang dipergunakan sebagai alat bantu,"tambah AKP Ryan.

Untuk saat ini para tersangka diamankan di sel Mapolresta Banda Aceh, mereka diancam dengan hukuman penjara paling lama 7 tahun.

BACA JUGA:Preman Pensiun Gunakan Hasil Kejahatan untuk Beli Narkoba

"Untuk anak bawah umur dikenakan Pasal 363 KUHP Jo UU RI No. 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Anak dengan ancaman penjara 7 tahun. Sementara pelaku dewasa dikenakan Pasal 363 KUHP ancaman pidana penjara dan penadah pasal 480 KUHP ancamam pidana 4 tahun," pungkasnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...