Sekretaris Pusham Unsyiah, Suraiya Kamaruzzaman, menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 20 Januari 2022 episode ke 44 Tahun ke II dengan tema: Apakah Cambuk Solusi Terakhir Bagi Predator Seksual?, yang dipandu oleh host Siti Aminah Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Honai To Honai

Prajurit TNI Satria Musara Aceh Di Zona Merah Nduga Papua

For acehimage.com.
A A A

ACEHIMAGE.COM - Deretan pegunungan tanpa jaringan seluler dan listrik, jalan setapak, kabut, rumah honai, itulah gambaran nyata Distrik Mbua di pegunungan tengah Nduga bagian utara.

Gambaran Distrik Mbua cukup mewakili distrik lainnya yang ada di Nduga bagian utara seperti distrik Dal, Yigi, Yal dan Mugi. Dimanadaerah tersebut merupakan wilayah penugasan Prajurit TNI Satgas Yonif RK114/SM dari Kodam Iskandar Muda Aceh sejak Juli 2021.

Wilayah ini masih dikategorikan zona merah bagi prajurit TNI sejak peristiwa Puncak Kabo Desember 2018. Terutama di tiga distrik bagian barat puncak Kabo, sampai saat ini masyarakat yang mendiami Distrik Yigi, Yal dan Mugi masih mengungsi ke wilayah kabupaten Jayawijaya.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang bagaimana keadaan, aktivitas dan kehidupan masyarakat di wilayah penugasan, Satgas Yonif RK114/SM membuat program yang diberi nama Honai to Honai. Mengunjungi honai masyarakat di setiap Kampung secara bergilir dilaksanakan dengan rutin dan terjadwal.

Yang menjadi prioritas adalah honai ( Rumah adat Papua ) yang terpisah dan yang dinilai jarang bersosialisasi dengan masyarakat dan personel TNI Pos satgas sebelumnya. Tidak hanya berkunjung, dalam kegiatan honai to honai yang paling utama adalah melaksanakan komunikasi sosial dankegiatan sosial lainnya. Seperti pelaksanaan honai to honai Rabu 5 Januari 2022, di honai mama (honai perempuan) kampung Sinai. Personel Pos Mbua SatgasYonif RK 114/SM membawa bahan makanan antara lain beras, mie instan, telur,gula, kopi dan makan ringan untuk dimasak dan makan bersama masyarakat honai yang berada sekitar wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan, Pasi Intel SatgasYonif RK 114/SM, Letda Chb Rasidin melalui keterangan tertulisnya, Rabu 5Januari 2021. Menurut Letda Rasidin, honai to honai Ini bertujuan agar komunikasi sosial dapat terbentuk dalam suasana kebersamaan.

Pada kesempatan yang sama dilaksanakan pelayanan kesehatan dan pemberian bantuan sembako untuk masyarakat yang menempati honai. Ia menyebutkan, dalam momen itu, juga hadir dan bergabung rombongan bapak-bapak dan anak anak dari honai wace (honai laki-laki)yang letaknya tidak jauh dari lokasi honai mama.

Ikut hadir salah satu tokoh yang dituakan oleh masyarakat kampung Sinai yaitu  Buah Duduk yang sering dijuluki Bapak Koteka.“Terimakasih anak, dari pos sudah datang bawabahagia, hari-hari mama dan anak ini memakan tumbut (ubi) saja, nasi kah, beras  boleh kah, mantri kasih obat boleh, “ ujar Koteka dengan dialek khas Papua.

“Bapak boleh bicara ini mama-mama tidak takut, mama malu saja tidak bisa bicara banyak Indonesia, bicara Mbua boleh,” sambungnya

Suasana semakin akrab dengan canda dan pecahnyasenyum tawa bersama karena mendengar mama-mama yang berusaha berbicara dalambahasa Indonesia.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...