Aliansi Pemuda Aceh Menggugat (APAM) kembali menggelar aksi unjuk rasa di Halaman Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Rabu 24 Februari 2021. Aksi tersebut dilakukan untuk meminta Gubernur Aceh dan DPR Aceh untuk lebih peduli kepada masyarakat miskin.

Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Polres Bener Meriah Tetapkan Dua Tersangka Baru

SAMSUDDIN Kasatreskrim Polres Bener Meriah Iptu Rifki Muslim SH
A A A

BENER MERIAH - Satreskrim Polres Bener Meriah kembali menetapkan dua tersangka baru terkait dugaan ijazah palsu yang bersumber dari Dinas Pendidikan Bener Meriah.

"Kedua tersangka baru itu yakni GW yang berprofesi sebagai tenaga honorer Satpol PP Bener Meriah, dan RF tenaga honorer di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bener Meriah,"kata Kapolres Bener Meriah melalui Kasatreskrim Iptu Rifki Muslim SH, Selasa (2/2/2021).

Menurut Iptu Rifki Muslim, GW dan RF ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 31 Januari 2021 lalu. "Keduanya terlibat sebagai perantara dan saat ini sudah ditahan,"ujarnya.

Hingga saat ini, sebanyak lima (5) orang telah ditetapkan sebagai tersangka yang diduga terlibat dalam peredaran pembuatan ijazah paket palsu.

Kelima tersangka itu diantaranya, AS staf Dinas Pendidikan Bener Meriah, SM staf di salah satu Puskesmas, KS Kasubag perencana pada Dinas Pendidikan Bener Meriah, GW tenaga honorer Satpol PP, dan RP tenaga honorer di Disdukcapil Bener Meriah.

Dari pengakuan tersangka, ijazah palsu yang mereka buat telah beredar sebanyak 80 lembar. "Pun demikian kita tetap menyelidiki kasus ini,"tegas Rifki.

Atas perbuatan tersangka akan disangkakan dengan pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat dengan ancaman minimal 5 tahun penjara.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...