Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus (MPO) Aceh, Syakya Meirizal, menjadi narasumber peHTem edisi Senin 1 November 2021 episode 21 Tahun ke II dengan tema: KPK Kembali ke Aceh, Siapa Terjerat Korupsi? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Kasus Dugaan Pembunuhan

Polres Bener Meriah Tetapkan Dua Tersangka Baru

ISTIMEWATersangka kasus dugaan pembunuhan pedagang
A A A

BENER MERIAH - Penyidik Reskrim Polres Bener Meriah kembali menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan sadis terhadap pedagang di Dusun Blang Terujak Kampung Tembolon Kecamatan Syiah Utama, Bener Meriah.

Sebelumnya, penyidik Satreskrim Polres Bener Meriah telah menetapkan tersangka pembunuhan Hanafiah Amin, yakni JM (48) alias UP warga Kecamatan Mesidah Kabupaten Bener Meriah dan AB (40) alias K warga Langsa.

Kemudian dari hasil gelar perkara tindak pidana pembunuhan tersebut, Penyidik Reskrim Polres Bener Meriah kembali menetapkan dua tersangka yang ikut terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut yakni NS (40) warga Kecamatan Birem Bayem Kabupaten Aceh Timur dan FT (28) yang merupakan warga Kecamatan Peudawa Kabupaten Aceh Timur.

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kasat Reskrim Polres Bener Meriah Iptu Rifki Muslim SH mengatakan, keduanya ditetapkan sebagai tersangka setelah melalui hasil gelar perkara yang kita lakukan.

Dari keterangan tersangka NS (40) dan FT (28) keduanya terlibat mengetahui rencana pembunuhan tersebut dan menikmati hasil yang diperoleh dari kejadian itu.

"Kedua wanita yang berstatus janda tersebut kita jerat dengan pasal 365 ayat 4 Jo pasal 480 Jo pasal 55 ayat 1 Jo pasal 56 KUHPidana dengan hukuman maksimal hukuman mati atau kurungan seumur hidup," kata Iptu Rifki.

"Sedangkan untuk pelaku utama JM (49) dan AB (40) kita jerat dengan pasal 340 Jo 338 Jo 356 ayat (4) Jo 351 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman maksimal hukuman mati atau kurungan seumur hidup," tutup Iptu Rifki.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...