Konselor Adiksi Yayasan Rumoh Geutanyoe Aceh, Firdaus, narasumber peHTem edisi Senin 26 Juli 2021 episode 59 dengan tema: Rehabilitasi Bagi Pecandu Narkoba, dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Polres Bener Meriah Tahan Seorang Terduga Pelaku Pemerkosa Anak Dibawah Umur

ilustrasiilustrasi
A A A

BENER MERIAH – Polres Bener Meriah mengamankan seorang warga Kecamatan Bandar yang berinisial WR (19), karena diduga telah melakukan rudapaksa terhadap anak dibawah umur.

Sadisnya lagi, WR mengilir korban bersama dengan kawanya yang berinisial AD yang saat ini dalam pencarian pihak kepolisian.

Kapolres Bener Meriah melalui Kasat Reskrim Polres Bener Meriah, Iptu Dr Bustani mengatakan, pihaknya baru mengetahui kasus tersebut setelah menerima Laporan Polisi (LP) secara resmi oleh keluarga korban pada Jumat 2 Juli 2021 tentang perkara jarimah pemerkosaan terhadap anak dibawah umur.

“Kasus tersebut, saat ini masih tengah didalami oleh pihak unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA ) Polres Bener Meriah.” kata Bustani

Bustani menyebutkan, untuk sementara ini pihak kepolisian sudah menahan satu orang diduga sebagi pelaku, dan satu orang lagi dalam pencarian pihak kepolisian.

Dari pengakuan korban, kedua tersangak telah dua kali melecehkanya yakni pada Rabu, 29 Juni 2021 dan tanggal 30 didalam mobil mobil kijang “Aksi kedua dilakukan dalam mobil yang sama di daerah jalan KKA.” Terang Bustani

Tindakan yang kita lakuan, melaukan pemeriksaan terhadap tersangka WR, memeriksa saksi dan korban, meminta visum serta melakukan penyitaan terhadap mobil yang diduga digunakan tersangka untuk melancarkan perbuatan bejatnya.

Labih lanjut Bustani menjelaskan, koronologis aksi kedua pelaku yakni pada Rabu (29/6) sekira pukul 14.00 wib, pelaku AD menghubungi korban melalui masseger untuk diajak jalan-jalan, namun pada saat itu korban sempat menolak.

AD kembali menghubungi korban via telepon, korban tetap menolak ajakan AD karena korban tetap menolak, akhirnya dengan sedikit ancaman korban menuruti ajakan pelaku untuk jalan-jalan.

Tersangka AD dan WR kemudian menjemput korban di Gapura salah satu Kampung di Kecamatan Bandar dengan mengunakan mobil Kijang minibus. Kemudian kedua tersangka melancarakan aksinya didalam mobil secara bergantian. Ungkap Bustani

 "Jika terbukti bersalah pelaku akan di jerat dengan Pasal 50 jo pasal 47 jo pasal 26 Qanun Aceh no 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat," tutur Kasat Reskrim.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...