Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (26/2) malam. Nurdin sendiri tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp51,3 miliar. Dikutip dari laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), kekayaan tersebut dilaporkan Nurdin pada 31 Desember 2019 saat menjabat sebagai gubernur. "Benar, Jumat, (26/2) tengah malam, KPK melakukan tangkap tangan terhadap kepala daerah di Sulawesi Selatan terkait dugaan tindak pidana korupsi," kata Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Sabtu (27/2).

Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Polres Bener Meriah Mulai Panggil Staf Disdik Bener Meriah

ISTIMEWALegalisir ijazah yang diduga palsu
A A A

BENER MERIAH - Terkait dugaan ijazah palsu yang bersumber dari Dinas Pendidikan Bener Meriah, Polres Bener Meriah melalui Satreskrim telah melakukan Lidik, Jumat (15/1/2021).

"Sementara kita sudah periksa staf Dikdas data dan Dikmas yang sudah datang sedang kita dalami, kemungkinan Kadis Dikjar katanya habis jumat datang,kita minta bawa bukti-bukti ijazah yang sudah diamankan," kata Kasat Reskrim Polres Bener Meriah, Iptu Rifki Muslim SH.

Seperti diberitakan sebelumnya mencuatnya dugaan ijazah palsu yang dicurigai digunakan oknum aparatur Kampung di Kabupaten Aceh Tengah, setelah disoroti Aktivis Gayo Badri Linge.

Terkait hal itu, sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah, Sukur mengaku telah menahan 18 lembar ijazah yang diduga ilegal.

Bahkan Sukur menduga ijazah paket,A,B, dan C palsu tersebut beredar lebih dari jumlah ijazah yang ditahan di kantor Disdik Bener Meriah

Justru itu, Sukur berharap pihak penegak hukum mengusut tuntas persoalan peredaran ijazah palsu itu.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...