Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Polisi Tangkap Pembunuh Pasutri

IstockphotoIlustrasi
A A A

JAKARTA- Polres Tangerang Selatan (Tangsel) meringkus pelaku pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) berinisial KEN (84) dan NS (53). Pelaku yang ditangkap berinisial WA (22) yang merupakan kuli harian lepas di rumah korban.

"Pada hari Sabtu tanggal 13 Maret 2021, Tim Satreskrim Polres Tangsel telah menangkap seseorang yang telah kami tetapkan sebagai tersangka. Tersangka kami amankan di Tambun, Bekasi," kata Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin dalam konferensi pers virtual, Minggu (14/3).

Ia menjelaskan motif pelaku melakukan tindakan itu dilatarbelakangi sakit hati karena sering dihina dengan kata-kata kotor oleh korban.

"Pelaku merasa sakit hati karena sering dikatai dengan kata-kata kotor. Pelaku adalah kuli harian lepas di rumah korban," ucap Iman.

Atas perbuatannya, Iman mengatakan pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP dengan ancaman pidana seumur hidup atau paling lama 20 tahun dan/atau Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan KEN, yang merupakan WNA Jerman dan NS istrinya menjadi korban pembunuhan di rumah mereka.

Pembunuhan ini terungkap saat saksi yang merupakan asisten rumah tangga mendengar suara keributan dari kamar majikannya sekitar pukul 21.00 WIB.

"Diketahui bahwa kedua majikannya sudah dalam keadaan bersimbah darah, di mana korban 1 (KEN) meninggal dunia di TKP dan korban 2 (NS) meninggal setelah dibawa ke Rumah Sakit Medika BSD," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Sumber:CNN Indonesia
Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...