Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Polisi Ringkus Pemerkosa Anak Dibawah Umur

ISTIMEWA Satuan Reserse kriminal (Sat Reskrim) Polres Aceh Utara meringkus dugaan pelaku kasus pemerkosaan terhadap Bunga (nama samaran)
A A A

ACEH UTARA- Satuan Reserse kriminal (Sat Reskrim) Polres Aceh Utara mengusut kasus pemerkosaan terhadap Bunga (nama samaran) di Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan ayah Korban ke Polres Aceh Utara pada 9 Februari 2021.

Unit perlindungan perempuan dan anak Satreskrim berhasil mengamankan pelaku berinisial I (45) seorang duda yang merupakan adik dari nenek korban.

"Modus pelaku awalnya menjemput korban di asrama sekolah si korban untuk menjenguk nenek si korban yang sedang sakit,"kata Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto SIK melalui Kasat Reskrim AKP Fauzi SE SIK Rabu (10/3/2021).

Dikatakan AKP Fauzi, Kejadian pemerkosaan itu terjadi saat korban menginap dan sedang tidur di rumah neneknya.

"Dalam laporannya disebutkan kejadian pemerkosaan terjadi dua kali yakni pada 20 dan 22 Januari 2021 dini hari " jelas AKP Fauzi

AKP Fauzi menyebutkan, berdasarkan bukti permulaan yang cukup, unit Resmob Sat Reskrim Polres Aceh Utara melakukan penyelidikan tentang keberadaan tersangka dan menangkap pelaku di kawasan Peunaron, Aceh Timur pada Sabtu, 6 Maret 2021.

"Sejak kejadian pemerkosaan dilaporkan, pelaku menghilang dan berpindah-pindah tempat tinggal, hingga akhirnya berhasil ditangkap di Aceh Timur," ujar AKP Fauzi.

Atas perbuatannya, Kata AKP Fauzi, penyidik menjerat pelaku dengan perkara Jarimah Pemerkosaan Dan Pelecehan Seksual Terhadap Anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 jo pasal 47 Qanun Aceh No.6 tahun 2014 tentang hukum jinayat dengan ancaman 200 bulan kurungan.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...