Akibat tingginya curah hujan mengakibatkan dua unit rumah warga Kampung Lampahan Timur, Kecamatan Timah Gajah, Kabupaten Bener Meriah tertimbun tanah longsor, Jumat (15/1/2021). Selain itu, satu unit gudang yang berada di dekat rumah ikut tertimbun. Plt Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, Safriadi melalui Kabid Kedaruratan, Anwar Sahdi menyampaikan, dua rumah warga yang tertimbun bagian dapurnya itu yakni rumah, Musliadi dan Muklis yang merupakan Reje Kampung Setempat.

Polisi Perpanjang Masa Penahanan Habib Rizieq 40 Hari

detik.comHabib Rizieq
A A A

JAKARTA - Polisi memperpanjang masa penahanan Habib Rizieq Shihab. Habib Rizieq diperpanjang masa penahanannya selama 40 hari ke depan.

"Sudah diperpanjang, 40 hari, "kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi, melalui pesan singkat, Rabu (30/12/2020).

Andi menuturkan perpanjangan penahanan terhitung mulai 1 Januari 2020. Selama 40 hari ke depan, Habib Rizieq masih harus mendekam di tahanan.

"Terhitung sejak tanggal 1 Januari sampai 9 Februari 2021" tuturnya.

Untuk diketahui, Habib Rizieq ditahan di Rutan Polda Metro Jaya sebagai tersangka penghasutan dan melawan petugas dalam kasus kerumunan acara di Petamburan, Jakarta Pusat, Minggu (13/12) dinihari. Polisi menyebut ada dua alasan penahanan Habib Rizieq, salah satunya agar Habib Rizieq tidak melarikan diri.

"Alasan penahanan ada dua yaitu objektif dan subjektif," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta.

Argo menjelaskan, sejumlah alasan subjektif penahanan Habib Rizieq, yakni agar Habib Rizieq tidak melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Selain itu, alasan penahanan subjektif lainnya adalah agar Habib Rizieq tidak mengulangi perbuatannya serta mempermudah proses penyidikan.

Sementara itu, Argo juga menjelaskan alasan objektif penahanan Habib Rizieq secara singkat. Ia mengatakan Habib Rizieq terkena ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Sumber:Detik.com
Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...