Isu dugaan pembelian tiga unit Kapal Aceh Hebat oleh Pemerintah Aceh yang diduga barang bekas terus bersileweran di laman media sosial. Apalagi setelah terjadi aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Perhubungan Aceh tepatnya di Jalan Mayjend T Hamzah Bendahara No 52, Kuta Alam, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh beberapa waktu lalu. Bermula dari itu, masyarakat di Aceh ingin mengetahui terkait informasi akurat mengenai pengadaan Kapal Aceh Hebat, 1, 2, dan 3 tersebut. "Cuma kita lihat dari luar aja, cuma ditekan tombol besar sebagi bukti peluncuran ke laut. Lalu kami diajak ke tempat makan-makan dengan alasan kapal balik lagi," kata sumber media ini yang mengaku hadir pada saat itu.

Polisi: Pembakar Bendera Merah Putih Warga Aceh

detik.comTangkapan layar pembakar bendera Merah Putih
A A A

BANDA ACEH- Polisi mengatakan pembakar bendera Merah Putih dalam video yang viral adalah warga Aceh. Pelaku tinggal di Malaysia.

"Info sementara, yang bersangkutan warga Aceh tapi saat ini tinggal di Malaysia," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (30/1/2021).

Kasus pria yang membakar bendera Merah Putih ini ditangani Direktorat Kriminal Khusus Polda Aceh. Winardy menyebut polisi masih menelusuri lokasi pelaku membakar bendera Merah Putih.

"Sementara masih ditelusuri Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Aceh," jelas Winardy.

Sebelumnya, video seorang pria tengah membakar bendera Merah Putih viral di media sosial. Dilihat detikcom dari video yang diunggah di Instagram, bendera Merah Putih awalnya dikibarkan pada tiang kayu.

Seorang pria yang mengenakan kaus oblong lalu menyulut api dari bawah. Dia juga menyiramkan minyak ke bendera dengan menggunakan botol air mineral.

Dalam hitungan detik, bendera Merah Putih ludes terbakar. Video direkam di lokasi yang ditumbuhi pepohonan. Video itu memakai lagu Aceh berjudul 'Panglima Prang'.

Sumber:Detik.com
Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...