Komisi IV DPRK Banda Aceh melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Kesehatan dan para kepala Pukesmas di Kota tersebut. Pertemuan ini membahas penanganan COVID-19 yang terus merambah di ibu Kota Provinsi Aceh. Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh Tati Meutia Asmara mengharapkan untuk daerah tersebut agar dilakukan pengadaan alat tes uji swab oleh Pemerimntah setempat. "Turut juga bertemu dengan direktur RSUD Meuraxa, dari pertemuan itu sangat banyak menemukan permasalahan baru, yaitu claster-claster baru yang terbentuk di Kota Banda Aceh," kata Tati Meutia Asmara kepada wartawan usai pertemuan dengan mitra kerja,Kamis (6/8/2020).

Pembakaran Rumah Wartawan dan Kantor PWI Agara

Polisi Menduga Ada Unsur Kesengajaan

DOK. POLRES AGARAKapolres Aceh Tenggara , AKBP Wanito Eko Sulistyo
A A A

ACEH TENGGARA - Polres Aceh Tenggara terus berupaya mengungkap siapa dibalik pelaku teror yang membakar rumah salah seorang wartawan  dan kantor PWI Agara.

"Sejauh ini belum ada kendala, semua tim ini berupaya terus sama-sama untuk mengungkap terkait kejadian ini. Upaya lain  diharapkan juga informasi dari masyarakat dan memantau sejumlah medsos atau Information Technology (IT)", terang Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Wanito Eko Sulistyo kepada acehimage.com, Senin  (14/10).

Kapolres menjelaskan dari hasil tim forensik kuat dugaan ada unsur kesengajaan dalam percobaan pembakaran rumah Jurnalis dan kantor PWI, hingga kini kepolisian masih mendalami penyelidikan pelaku dengan kembali membentuk tim yang terdiri dari Reskrim, Intel, dan tim IT.

"Saya berharap ada titik terang siapa di balik pelaku teror terhadap kantor wartawan  yang terjadi pada awal agustus lalu. Sementara ini kami akan memberikan informasi melalui selulernya Surat Pemberitahuan Hasil Penyidikan (SP2HP) sementara," terang Kapolres

Ditempat terpisah Ketua PWI Agara, Jumadi terus berupaya mendesak pihak kepolisian agar serius menangani kasus ini, pasalnya kejadian ini sudah berjalan sudah hampir tiga bulan.

"Saya berharap bersama Kapolres yang baru serius mengungkap pelaku teror percobaan pembakaran kantor wartawan, hal ini agar tidak ada terjadi lagi di kemudian hari," tegas Jumadi.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...