Sembilan warga Aceh Selatan dilaporkan positif COVID-19 setelah dilakukan uji swab yang dikirim dari Balitbangkes Aceh ke Jakarta. Direktur RSDYA dr Erizaldi MKes SpOg menyampaikan sembilan warga Aceh Selatan yang positif terdiri S (46), l (45),N (46), G (12), A (35), D (25), T (42), M (5), R (24) "Swab secara mandiri yang dilakukan RSUDYA lalu simpelnya dikirim litbankes Aceh, berhubung alat itu sekali pakai sudah habis lalu dikirim ke jakarta hasilnya positif covid 19, ā€kata Direktur dr Erizaldi, Minggu (9/8/2020).

Polisi Klaim Telah Pulangkan Seluruh Pelajar dan Mahasiswa

ANTARAPolda Metro Jaya memulangkan semua massa mahasiswa dan pelajar yang sempat ditahan usai unjuk rasa di depan Gedung DPR, Jakarta
A A A

JAKARTA- Polda Metro Jaya mengklaim telah memulangkan pelajar dan mahasiswa yang sempat ditahan usai aksi demo di depan gedung DPR RI, Jakarta, pekan lalu. Namun polisi tak menjelaskan jumlah pelajar dan mahasiswa yang dipulangkan, usia, afiliasi kelompok, maupun status mereka.

"Jadi yang diamankan ini kan kemarin khusus mahasiswa dan pelajar, itu juga ada (pelajar) SMP. Sudah dipulangkan, sudah diambil semua oleh orang tuanya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Kamis (3/10).

Argo mengatakan pihaknya masih mendata jumlah pelajar dan mahasiswa yang dipulangkan tersebut. Sementara pedemo yang berasal di luar kalangan pelajar dan mahasiswa, kata dia, masih diperiksa karena diduga merusak fasilitas umum dan melawan aparat.

"Untuk yang di luar pelajar dan mahasiswa ada beberapa yang sedang diperiksa. Dia melakukan perusakan, melawan petugas, merusak pos, merusak tameng, merusak mobil petugas di situ," tuturnya.

Menurut Argo, ada sejumlah pedemo dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang juga merusak fasilitas umum. Namun, mereka tetap dipulangkan.

Jumlah pelajar dan mahasiswa yang ditahan ini sebelumnya dipertanyakan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Menurut Komnas HAM, Polda Metro Jaya tak jelas memberi informasi mengenai jumlah pedemo yang sudah diamankan. Polisi mestinya menjabarkan siapa saja yang diamankan, dipulangkan, maupun ditetapkan sebagai tersangka.

Dari data Aliansi Masyarakat untuk Keadilan dan Demokrasi (AMUK) per 1 Oktober 2019, ada sekitar 90 orang yang dilaporkan hilang pascaaksi 24-26 September lalu. Sementara untuk aksi 30 September 2019, ada sekitar 73 orang.

Direktur LBH Jakarta Arif Maulana mengaku kesulitan mendata jumlah tersebut. Sebab, dari jumlah yang ada saat ini ada sebagian yang telah dipulangkan sejak pekan lalu. Namun pihak Polda Metro Jaya dinilai tertutup dengan membatasi informasi para pelajar dan mahasiswa tersebut.

"Sebagian memang sudah dilepas tapi yang kami tahu masih ada juga yang ditahan di jalan. Kesulitannya, tidak ada informasi dari polisi terkait nama, ini siapa orangnya, umur berapa, dari mana, statusnya apa, ditangkap, ditahan, tersangka, atau saksi, itu enggak ada infonya," ucapnya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo sebelumnya menyampaikan, total 845 orang yang ditangkap terkait aksi demo di depan gedung DPR RI.

Rinciannya, sebanyak 379 orang diamankan di Polda Metro Jaya, 36 orang di Polres Metro Jakarta Utara, 63 orang di Polres Jakarta Pusat, 170 di Polres Metro Jakarta Barat dan 197 di Polres Metro Jakarta Selatan.

Per hari Rabu (2/10) kemarin, Dedi mengklaim 535 orang telah dipulangkan karena masih berusia di bawah 17 tahun.

Sumber:CNN Indonesia
Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...