Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Polisi Jaring 21 Pelanggar Lalu Lintas di Bener Meriah

Razia Lantas
A A A

BENER MERIAH - Sebanyak 21 pelanggar lalu lintas terjaring dalam razia yang dilaksanakan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bener Meriah, Selasa, 6 April 2021. Razia yang dipimpin oleh KBO Satlantas Polres Bener Meriah, Ipda Iwan AK tersebut juga mengamankan satu unit sepeda motor.

"Kita menindak pelanggar lalu lintas pada pelanggar kasat mata dan juga pemeriksaan kelengkapan surat kendaraan lainnya terhadap pengemudi yang tidak tertib berlalu lintas," kata Kasat Lantas Polres Bener Meriah, Iptu Ayub.

Dia mengatakan razia tersebut digelar sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Bener Meriah.

"Jumlah pelanggar yang kita tindak hari ini sebanyak 21 orang. (Sebanyak) 14 kita tilang, 8 kita beri teguran, dan barang bukti yang kita sita berupa delapan lembar STNK, lima lembar SIM dan satu unit kendaraan bermotor roda dua," ujar Kasat Lantas.

Razia tersebut sengaja digelar mendekati bulan Ramadhan lantaran angka kecelakan cenderung meningkat. "Jadi untuk itu kita ingatkan para pengguna jalan raya agar selalu mematuhi peraturan berlalulintas," pungkas Ayub.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...