Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Polisi Gagalkan Peredaran Puluhan Kilogram Ganja di Gayo Lues

ANTARATersangka narkotika jenis ganja di Mapolres Gayo Lues di Blangkejeren, Gayo Lues, Aceh, Senin (31/8/2020)
A A A

BANDA ACEH - Kepolisian RI Resor (Polres) Gayo Lues, Polda Aceh, menggagalkan peredaran puluhan kilogram ganja kering serta mengamankan seorang pelaku.

Kepala Polres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra Bustaman di Blangkejeren, ibu kota Kabupaten Gayo Lues, Senin, mengatakan pelaku berinisial TRA bin THR. Sedangkan barang bukti yang diamankan 73 bal dengan berat 65 kilogram ganja kering.

"Berdasarkan pengakuan tersangka TRA bin THR mengaku peredaran dan penjualan ganja tersebut dikendalikan dari Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara," kata AKBP Carlie Syahputra.

AKBP Carlie Syahputra mengatakan pengungkapan peredaran puluhan kilogram ganja tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan ada warga Kampung Agusen, Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues, membawa ganja.

Berdasarkan informasi tersebut, kata AKBP Carlie Syahputra, personel Polres Gayo Lues menyelidikinya. Setelah memastikan informasi tersebut benar, polisi menangkap TRA bin THR di Kampung Agusen.

"TRA bin THR ditangkap saat membawa empat karung di dalamnya berisi 73 bal ganja dengan berat keseluruhan mencapai 65 kilogram," kata AKBP Carlie Syahputra menyebutkan.

Penyidik Polres Gayo Lues, kata AKBP Carlie Syahputra, menyelidiki jaringan pelaku, termasuk pengakuan TRA bin THR yang menyebutkan ada pengendali peredaran ganja tersebut dari Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta, Medan.

"Penyidik terus mengembangkan kasus ini dan berupaya mengungkap dari mana pelaku mendapatkan ganja tersebut serta siapa saja yang terlibat, termasuk pengendali yang disebut dari Lapas Tanjung Gusta," kata AKBP Carlie Syahputra Bustamam.

Sumber:ANTARA
Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...