Konselor Adiksi Yayasan Rumoh Geutanyoe Aceh, Firdaus, narasumber peHTem edisi Senin 26 Juli 2021 episode 59 dengan tema: Rehabilitasi Bagi Pecandu Narkoba, dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Polisi Bekuk 7 Orang Preman-Pelaku Pungli di Pasar Inpres Lhokseumawe

ilustrasi
A A A

BANDA ACEH – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh membekuk tujuh orang dugaan pelaku Pungli di Pasar Inpres Lhokseumawe. Penangkapan tersebut dilakukan oleh personel Polres Lhokseumawe, turut diamankan bersama sejumlah barang bukti.

“Ketujuh orang yang diamankan tersebut diduga melakukan praktik premanisme dalam bentuk Pungli bongkar muat Truck di Pasar Inpres, Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.”terang Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, M Si yang didampingi Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, M. H dalam siaran persnya.

Dikatakan Winardy,  penindakan yang dilakukan personel Polres Lhokseumawe tersebut merupakan bukti komitmen Polda Aceh dalam melakukan pemberantasan terhadap praktik premanisme.

“Ada tujuh orang yang diamankan, yaktu, MH (35), RB (41), RA (39), MHS (57), dan SR (56), FD (41), SF (25). Penagkapan itu juga salah satu bentuk kita terhadap pemberantasan premanisme,” jelas Winardy, Kamis 17 Juni 2021.

Selain terduga pelaku, lanjutnya, personel Polres Lhokseumawe juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan praktik premanisme di pasar Inpres.

Barang bukti tersebut, terangnya lagi, berupa uang, kwitansi berbagai persatuan/ organisasi, stempel, polpen, Hp, buku ekspedisi, dan administrasi lainnya yang berkaitan.

“Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Polres Lhokseumawe dan akan dikenakan Pasal 368 Jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun,” tutup Winardy.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...