Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Tiga Backhoe Disita

Polisi Amankan Aktivitas Galian C Ilegal di Lhokseumawe

Alat berat tambang ilegal
A A A

LHOKSEUMAWE - Tim Subdit IV Ditreskrimsus Polda Aceh mengamankan aktivitas pertambangan mineral dan batubara galian c ilegal di Lhokseumawe. Penindakan yang dipimpin oleh Kanit I AKP Abdul Hamid tersebut dilakukan di beberapa tempat, di Lhokseumawe, Selasa, 6 April 2021.

"Tim kami melakukan penindakan terhadap dugaan Tindak Pidana Pertambangan Mineral dan batubara karena tanpa memiliki izin IUP-OP," kata Dirkrimsus Polda Aceh Kombes Pol Margiyanta melalui pesan WhatsApp, Kamis, 8 April 2021.

Adapun tempat aktivitas ilegal yang diamankan tersebut yakni Gampong Rayeuk Kareueng Kecamatan Blang Mangat kota Lhokseumawe, dan dua tempat di Gampong Paya Peunteut Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe.

Petugas turut mengamankan tiga pelaku dalam aktivitas ilegal di Gampong Rayeuk Kareng tersebut. Mereka adalah NZ (38) selaku pengelola, HR (30) diduga sebagai pengawas, dan MA (25) selaku operator alat berat.

Petugas juga mengamankan tiga tersangka di Peuntet, Muara Dua. Ketiganya berinisial MK (46) selaku ceker, MR (23) selaku operator dan JL (42) selaku pengelola.

Selain itu, petugas juga mengamankan dua tersangka lainnya yaitu HN (50) diduga pengelola, dan SI (60) sebagai operator.

Barang bukti yang diamankan dalam operasi di Gampong Rayeuk Kareung tersebut berupa satu unit alat berat backhoe merk Hitachi warna orange. Sementara di Paya Peunteut, petugas mengamankan satu unit backhoe merk CAT warna kuning serta satu backhoe merk Hitachi warna orange.

"Ketiga alat berat tersebut selesai dievakuasi dan telah diamankan untuk tindaklanjut," kata Dirkrimsus Polda Aceh Kombes Pol Margiyanta.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...