Personel Satuan Reskrim Polres Aceh Timur menangkap pelaku diduga merampas telepon genggam seorang gadis di kabupaten itu serta memperkosanya. Kasubbag Humas AKP Muhammad Nawawi di Idi, Minggu, mengatakan tersangka berinisial SA (23) warga Tano Ano,[ Kecamatan Idi, Aceh Timur. Sedangkan korban berinisial LI (18), warga Kecamatan Darul Ihsan, Aceh Timur.

Polda Aceh Periksa Dua Polisi Penganiaya Pria Gangguan Jiwa

IstockphotoIlustrasi.
A A A

ACEH- Kepolisian Daerah (Polda) Aceh memeriksa dua orang oknum polisi berinisial R dan E yang terlibat dalam penganiayaan terhadap pria yang diduga mengalami gangguan jiwa.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Ery Apriyono menjelaskan kedua polisi berpangkat brigadir itu merupakan anggota Polsek Nurussalam.

Kejadian itu terjadi pada Sabtu (23/5) saat kedua polisi tengah melakukan kegiatan pelarangan mudik.

"Saat kedua anggota Polri ini bertugas, tiba-tiba datang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa mengeluarkan kata-kata dengan nada ancaman," kata Ery melalui keterangan tertulisnya, Minggu (24/5).

Meski demikian, Ery tidak merinci ucapan yang dilontarkan oleh orang yang diduga mengalami gangguan jiwa itu kepada dua oknum polisi tersebut.

Menurut Ery, saat kejadian, orang tersebut sempat menarik kerah baju anggota Polri tersebut dan mau memukul oknum Polri yang berinisial E itu. Hal itu diduga menyulut terjadinya tindakan penganiayaan yang terekam kamera dan tersebar di jagat media sosial hingga menjadi viral.

"Permasalahan tersebut sudah ditangani Polda Aceh dan Polda Aceh akan bekerja secara profesional untuk memeriksa kedua okonum Polri tersebut," kata dia.

Ery menjelaskan bahwa penuntasan kasus dugaan penganiayaan tersebut akan mengedepankan prosedur hukum yang berlaku yang berkeadilan dan azas praduga tak bersalah.

Namun, hingga saat ini belum diketahui bagaimana proses hukum itu berjalan di korps Bhayangkara tersebut.

View this post on Instagram

Kejadian Kemarin, Jam 14 : 00 Lewat Permasalahan Cek Cok Dengan Orang Gila, Oknum Polisi Nurussalam ini Sehingga Memukul Dan Menendang Orang Gila ini ­čśş­čśş . Lokasi : Keude Bagok Sa Kecamatan Nurussalam Kabupaten Aceh Timur. Kami Mohon Kepada Pihak Kepolisian Aceh Timur @polres.acehtimur @satlantas_acehtimur @divisihumaspolri @bidhumaspoldaaceh @ditlantas.aceh @polrestabandaaceh @reskrim_polrestabandaaceh Untuk Menindak Lanjut Kasus Pemukulan Orang Gila ini ­čÖĆ . Sumber Video : Netizen Setempat. . "Bagaimana bisa dikatakan sebagai pengayom masyarakat, bila untuk sebatas menjadi manusia saja tidak bisa." . . _____________________________ #potretaktivis #aktivis #mahasiswa #matanajwa #quotes #literasi #NKRI #hariburuh #pahlawan #munir #wijithukul #marsinah #tolakomnibuslaw #corona #covid19 #dirumahaja #lockdown #idulfitri cc @suara_aktivis

A post shared by P O T R E T A K T I V I S (@potretaktivis) on

Aksi perkelahian kedua oknum polisi itu diunggah oleh akun instagram @potretaktivis dan telah menjadi viral. Terlihat, aksi adu jotos itu sempat membuat pria yang diduga orang dengan gangguan jiwa itu terjatuh beberapa kali.

Bahkan sempat, salah seorang anggota polisi menendang perut pria berbaju merah itu hingga keduanya terjatuh dan saling bergulat di tanah.

"Kejadian kemarin, jam 14.00 Lewat permasalahan cek cok dengan orang gila, oknum Polisi Nurussalam ini sehingga memukul dan menendang orang gila ini," tulis akun @potretaktivis.

Sumber:CNN INDONESIA
Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...