Aliansi Pemuda Aceh Menggugat (APAM) kembali menggelar aksi unjuk rasa di Halaman Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Rabu 24 Februari 2021. Aksi tersebut dilakukan untuk meminta Gubernur Aceh dan DPR Aceh untuk lebih peduli kepada masyarakat miskin.

Terkait Penemuan Mayat di Aceh Tenggara

Polda Aceh: Masih Dalam Tahap Identifikasi

ISTIMEWAKepolisian Daerah Aceh sejauh ini masih berusaha mengindentifikasi mayat yang ditemukan oleh seorang pemancing pada, Sabtu (13/02/2021) di Sungai Alas Desa Mbarung, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara.
A A A

ACEH TENGGARA - Kepolisian Daerah Aceh sejauh ini masih berusaha mengindentifikasi mayat yang ditemukan oleh seorang pemancing pada, Sabtu (13/02/2021) di Sungai Alas Desa Mbarung, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara.

Kapolda Aceh Irjen Pol Drs Wahyu Widada, MPhil melalui Kapolres Aceh Tenggara AKBP Wanito Eko Sulistyo dan didampingi Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, mengatakan, mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut sejauh ini belum diketahui identitasnya, namun diperkirakan berumur sekitar 45 Tahun.

Penemuan mayat tersebut bermula ketika seorang saksi berinisial MT hendak ke sungai untuk memancing. Kemudian saat saksi mencari lumut untuk umpan pancing, ia melihat sesosok mayat yang tersangkut di bebatuan di tengah sungai.

"Mayat itu pertama kali ditemukan oleh saksi MT. Ia sempat terkejut, akan tetapi langsung dilaporkan ke warga dan kemudian diteruskan ke pihak Kepolisian," ungkap Wanito Eko Sulistyo dalam keterangan persnya, Sabtu (13/02).

Selanjutnya personil tim identifikasi dari Sat Reskrim beserta Sat Intelkam langsung menuju TKP untuk melakukan Identifikasi awal. Kemudian mengevakuasi mayat tersebut ke RSUD H Sahudin untuk divisum.

"Saat ini mayat tersebut sudah berada di RSUD H Sahudin Kutacane dan pihak kepolisian sedang berupaya untuk melakukan identifikasi," pungkas Kapolres Aceh Tenggara mengakhiri keterangannya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...