Konselor Adiksi Yayasan Rumoh Geutanyoe Aceh, Firdaus, narasumber peHTem edisi Senin 26 Juli 2021 episode 59 dengan tema: Rehabilitasi Bagi Pecandu Narkoba, dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

PN Simpang Tiga Redelong Jalin Kerjasama Dengan Dinsos Penuhi Pelayanan Untuk Disabilitas

IstimewaKetua PN Simpang Tiga Redelong bersama Kadis Sosial Bener Meriah tandatangani MoU Kerjasama
A A A

BENER MERIAH – Pengadilan Negeri Simpang Tiga Redelong, jalin kerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten Bener Meriah untuk impelementasikan amanat Undang-undang nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas.

Serta Peraturan Pemerintah nomor 39 tahun 2020 tentang akomodasi yang layak untuk penyandang disabilitas dalam proses peradilan. Serta sebagai bentuk pelaksanaan surat keputusan Direktur Jendaral Badan Peradilan Umum nomor 1692/DJU/PS.00/12/2021.

Penandatanganan kerjasama antara PN Simpang Tiga Redelong dengan Dinas Sosial Bener Meriah berlangsung di ruang sidang utama Pengadilan Negeri setempat. Kamis, 22 Juli 2021

“Mewakili PN Simpang Tiga Redelong penandatanganan MoU tersebut langsung dilakukan oleh Ketua Pengadilan Ahmad Nur Hidayat, sementara mewakili Dinas Sosial yang menandatangani yakni Kadis Sosial Ir Mahmuddin.”kata Ahmad Nur Hidayat kepada media acehimage.com

Ahmad Nur Hidayat menyebutkan, dengan adanya perjanjian kerjasama tersebut merupakan bentuk keseriusan pihaknya untuk memberikan akomodasi yang layak bagi para penyandang disabilitas.

“Terutama terkait dengan dipenuhinya fasilitas-fasiltas bagi penyandang disabilitas untuk mengakses layanan peradilan, seperti disediakannya fasilitas guiding block bagi para tuna netra atau pelatihan bagi petugas pengadilan untuk mempelajari bahasa isyarat bagi tuna runggu.”ujar Ahmad

Menurut Ketua Pengadilan Negeri Simpang Tiga Redelong itu, Jika nantinya pencari atau penerima layanan pengadilan itu kawan-kawan disabilitas dan petugas kita tidak mampu memberikan pelayanan maksimal maka kita akan minta bantuan Dinas Sosial untuk penyedian tenaga dalam memberikan pelatihan bagi petugas layanan pengadilan ( PTSP ), sehingga pelayana terhadap disabilitas akan memuaskan.

“Minsal, apabila petugas layanan tidak paham bahasa isyarat maka akan diberikan pelatihan oleh Dinas Sosial bekerjasama dengan SLB, yang memiliki mentor untuk melatih petugas mengenai bahasa isyarat tersebut.”ungkap Ahmad

Justru itu, lanjut Ahmad, dalam MoU tadi disebitkan apabila pencari keadilan yang disabilitas memerlukan pendampingan atau juru bahasa isyarat maka Dinas Sosial akan menyediakan pelayanan pendamping.

Pada intinya, MoU antara PN Simpang Tiga Redelong dengan Dinsos Bener Meriah akan memberikan palayanan yang inklusif terhadap penyandang disabilitas. Pungkas Ahmad.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...