Aksi unjuk rasa yang yang dilakukan oleh Petani Kopi Menangis (PKM) di depan gedung DPRK Bener Meriah terjadi saling dorong dengan petugas keamanan. Satpol PP dan Personel Polres Bener Meriah menjadi benteng terdepan untuk menahan para pendomo untuk menerobos gedung DPRK Bener Meriah. Senin (19/10/2020)

Konsisten Kawal Tuntutan

Plt Gubernur Aceh Tak Gubris Tuntutan Mahasiswa

ISTIMEWAPresiden Mahasiswa Universitas Serambi Mekkah (PEMA-USM) Aulia Prasetya
A A A

BANDA ACEH - Presiden Mahasiswa Universitas Serambi Mekkah (PEMA-USM) Aulia Prasetya memastikan bahwa dia dan rekan-rekan mahasiswanya akan terus mengawal berbagai permasalahan yang menjadi tuntutan Aliansi Mahasiswa Aceh (AMA).

"Kami akan terus mengawal PLT Gubernur Aceh untuk mempublikasikan Anggaran Covid-19 baik yang diperoleh dari hasil refocusing maupun Biaya Tak Terduga (BTT) dalam APBA 2020 dan beberapa poin tuntutan lainnya, masih ingin kami kawal," ujar Aulia kepada acehimage.com, Selasa (22/9/2020).

Dia mengatakan, ke depan mahasiswa akan tetap melakukan pengawalan, baik itu dengan melakukan aksi ataupun dengan cara lain.

Sedikitnya, ada 3 klaster yang dituntut para mahasiswa selama masa Pandemi Covid -19 Yaitu sektor kesehatan, sektor pendidikan maupun sektor Ekonomi.

"Hari ini kami yang tergabung dialiansi menyatakann bahwa DPRA tidak mampu melaksanakan fungsi serta wewenang untuk memanggil PLT gubernur dan jelas bahwa DPRA telah gagal menjadi lembaga perwakilan rakyat dan membiarkan PLT gubernur yang acuh tak acuh atas kondisi yang terjadi," katanya.

"Sampai dengan hari ini PLT Gubernur Aceh sama sekali belum menghiraukan hal urgensi yang tercantum dalam poin tuntutan Aliansi Mahasiswa Aceh,"tegas Aulia.

Untuk itu PEMA-USM tetap konsisten dan tidak akan berhenti memperjuangkan sampai semua poin tuntutan yang telah disuarakan terealisasi.

"Mari teman teman Mahasiswa medan juang memangil kita," pungkasnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...