Konselor Adiksi Yayasan Rumoh Geutanyoe Aceh, Firdaus, narasumber peHTem edisi Senin 26 Juli 2021 episode 59 dengan tema: Rehabilitasi Bagi Pecandu Narkoba, dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Dibangun Secara Estafet

Plt Bupati Bener Meriah Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Korban Kebakaran

SamsuddinPeletakan batu Pertama pembanguan rumah warga Simpang teritit yang terbakar
A A A

BENER MERIAH – Pelaksana tugas ( Plt ) Bupati Bener Meriah, Dailami didampingi Wakil DPRA Aceh, Hendra Budian, Direktur Bank Aceh Syariah Kabupaten  Bener Meriah Zaki, Asisten II Drh Sofyan, Anggota DPRK Bener Meriah Darwinsah, Camat Kecamatan Wih Pesam Sabri, Polsek Wih Pesam melakukan peletakan batu pertama bantuan pembanguna rumah warga Simpang Teritit Kecamatan Wih Pesam yang terbakar.

Plt Bupati Bener Meriah, Dailami dalam kesempatan itu menyebutkan, anggaran untuk bantuan pembangunan rumah warga yang terbakar tersebut selain dari sumbangan masyarakat juga bantuan dana CSR Gubernur Aceh.

“Gubernur Aceh juga menyalurkan bantuan dana CSR-nya untuk membantu membangun rumah warga Bener Meriah yang terbakar. Selain itu, Bank Aceh juga menyumbangkan bantuan dana CSR ,” kata Dailami

Menurut Dailami, dari hasil pendataan pihaknya kurang lebih 25 unit rumah warga yang terbakar yang tersebar di Kecamatan Wih Pesam, Permata, Bandar Pintu Rime Gayo. “Kita akan banggun secara estafet dan anggranya pun secara estafet “ ujar Dailami

Plt Bupati Bener Meriah itu menambahkan, menurut estimasi untuk pembanguna rumah warga Kampung Simpang Teritit perunitnya akan dikucurkan anggran 30-35 juta rupiah. “Insyaallah untuk Kampung Simpang Teritit sebanyak 300 juta akan disalurkan berasal dari dana CSR Bank Aceh dan CSR Gubernur Aceh” sebut Dailami.

Sementara itu, Wakil DPRA Aceh, Hendara Budian mengapresiasi langkah Pemerintah daerah yang mengambil langkah cepat mengupayakan pembangunan rumah warga yang terbakar.

Menyangkut besaran anggran, dihitung berdasarkan proposal yang kita ajukan.” Alhamdulilah Plt Bupati Bener Meriah sudah bekerja cepat, hasil penghitungan konsultannya sudah. Tapi, pada prinsifnya yang paling penting sesegara mungkin, secepat mungkin warga sudah bisa menenpati rumahnya.” Tegas Hendara Budian

Selanjutnya kata Hendara, Gubernur Aceh juga antusias memberikan sumbangan bantuan ini, karena ada itikad yang sangat baik dari Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, gerakanya sangat cepat, sangat tangap terhadap konsisi sosial masyarakat yang ada di Bener Meriah. “ Ini memang hal yang harus kita apresisasi sehinga proses penangan, proses pembanguna dapat berjalan dengan baik.”sebut Hendra

Menurut Hendra, langkah Pemkab Bener Meriah yang mengeluarkan himbauan  tentang kewaspadaan terhadap potensi bencana dapat menjadi pilot project dan vioner bagi Aceh. Himbau yang dikeluarkan bukti, bukan hanya soal kita menangulangi musibah , tapi bagaimana mencegah sistem pencegahan dini.

“Menurut saya ini baru satu-satunya terjadi di Aceh, sehingga ini bisa menjadi pilot project di Aceh himbanuan Plt Bupati menyangkut racun api, dan Reje-Reje Kampung dipersiapkan menyiapkan unbit pemadaman mini di Kampung-kampung.”

Sebelumnya dalam laporanya, Reje Kampung Simpang Teritit, Kaswandi menyebutkan, sumbangan yang diterima pihaknya di Pos bantuan yang didirikan mencapai 250 juta, selain itu banyak bantuan sembako yang terkumpul.

“Kami mengucapkan banyak terimakasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menyumbangkan bantuan insya allah dalam waktu dekat kita akan membuat list donator yang telah menyumbangakan bantuan”ujar Kaswandi

Kaswandi menerangkan, sebanyak 11 unit rumah warga yang terbakar, namun, pemiliknya sebanyak 10 orang karena satu pemilik memiliki du pintu. Terangnya

Komentar

Loading...