Dr. Zainuddin, SE, M.Si, Pakar Ekonomi dan juga Dekan Fakultas Ekonomi USM, narasumber peHTem edisi Kamis 17 Juni 2021 episode 48 dengan tema: Setelah Pedagang Dipaksa Hengkang, Tepatkah Pasar Penayong Jadi Wisata Kuliner? dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Plt Bupati Bener Meriah Ikut Padamkan Api Rumah Warga di Simpang Kurnia

IstimewaRatusan Warga bahu membahu ikut berupaya memadamkan api
A A A

BENER MERIAH – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bener Meriah, Dailami terlibat langsung membantu warga memadamkan api yang membakar rumah Hajah Mariam (75) warga Kampung Simpang Kurnia, Kecamatan Bandar. Senin, 7 Mei 2021

Dalam peristiwa tersebut selain rumah Hajah Mariam atau yang akrab disapa Nek Ram, rumah Saifudin turut menjadi imbas.

Sebanyak empat unit pemadam kebakaran masing-masing dari Posdam 01, Posdam Lampahan, Posdam Utama, dan Posdan Singah mulo diterjunkan pihak BPBD Bener Meriah untuk menjinakkan api. Turut juga Water Canon milik Brimob  Kompi 3 Batalyon B Pelopor membatu memadamkan api yang mengharuskan rumah Hajah Mariam.

Ratusan warga juga terlihat bahu membahu memadamkan api secara manual guna meminimalisir  api agar tidak merembet ke rumah warga yang lain mengingat pemukiman di lokasi tersebut sangat padat.

Plt Bupati Bener Meriah, Dailami mengapresiasi dan berterimakasih kepada masyarakat yang peduli dan antusias saling bahu membahu berupaya memadamkan api dengan secara manual.

Melalui media ini, Dailami berpesan agar masyarakat lebih waspada mengingat sering terjadi kebakaran di Kabupaten Bener Meriah ” Pastikan kompor dimatikan setelah selesai masak dan hati-hati dengan aliran listrik dan Kabel yang digunakan standar serta jangan terlalu banyak colokan.“kata Dailami

Guna untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peristiwa kebakaran, kedepan katanya, setiap warung atau kios harus memiliki Racun api untuk hal itu  kita akan lakukan musyawarah terkait hal itu  dan berharap setiap kios itu memiliki racun api” tegasnya.

Mengingat akhir-akhir ini banyaknya peristiwa kebakaran  yang terjadi dan disebabkan arus pendek,  pihaknya juga mengaku akan berkoordinasi dengan pihak PLN untuk penangananya. “Kita akan panggil pihak PLN dan kita cari solusinya” ujar Dailami

Ia juga mengaku akan berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh untuk membantu korban kebakaran.  Kita berharap dapat membangun rumah warga yang terbakar untuk itu kita koordinasikan dengan Gubernur Aceh. Imbuh dailami

“Untuk bantuan masa panik akan segera dilakukan kepada korban kebakaran. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan saudara kita yang dilanda musibah,” pinta Dailami

Sementara itu kalak BPBD Kabupaten Bener Meriah,  Safriadi mengaku sedikit kesulitan untuk menerobos masuk ke lokasi kebakaran akibat banyaknya kendaraan yang parkir di jalan masuk.

Hal itu katanya tidak hanya terjadi di Kampung Simpang Kurnia melainkan di daerah lain saat terjadi kebakaran sehingga memperlambat gerak mobil damkar untuk melakukan pemadam.

Untuk itu, kedepannya ia menghimbau agar masyarakat tidak memarkirkan kendaraan yang menutup jalan masuk mobil damkar yang ingin membantu .

 

 

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...