Sebuah kios kecil penjual bahan eceran kelontong di depan Terminal Bus Kota Lhokseumawe ludes dilalap Api sekira pukul 14.30 WIB, terbakarnya kios tersebut diduga akibat konslet listrik lalu menyambar BBM eceran, Sabtu (8/8/2020).

PLN ULP Sabang Siap Menunggu Investor untuk Berinvestasi

MEDIAACEH.COMSatu unit mesin tambahan relokasi dari Ayangan Aceh Tengah dan satu unit mesin yang telah selesai pemeliharaan dilakukan pesijuk/tepung tawar, Selasa (15/10).
A A A

SABANG- Perusahaan listrik negara (PLN)unit layanan pelanggan (ULP) Kota Sabang saat ini telah memiliki daya yang cukup, bahkan saat ini ULP Sabang sudah memiliki daya simpanan sebesar 1.6 mega watt (MW) dan dalam waktu dekat ini simpanan daya akan bertambah menjadi 2.6 MW, dengan demikian PLN ULP Sabang siapa menunggu investor untuk berinvestasi di Pulau Weh.

Demikian dikatakan maneger unit pelaksana pelayanan pelanggan (UP3) Banda Aceh, Eddi Sahputra kepada mediaaceh.com, Selasa (15/10) seusai mempesijuk atau tepung tawar pengoperasian satu unit mesin tambahan relokasi dari Ayangan Aceh Tengah beberapa waktu lalu.

Menurutnya, langkah yang dilakukan itu merupakan salah satu upaya PLN ULP Sabang untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai pelanggan dalam bidang kelistrikan.

Selama lebih kurang satu bulan pihaknya telah melakukan pemadaman aliran listrik dengan cara bergiliran kepada masyarakat, karena salah satu mesin di Aneuk Laot mengalami gangguan, sehingga harus dilakukan pemeliharaan.

"Mesin yang mengalami gangguan kemarin sudah selesai dikerjakan, ditambah lagi satu unit mesin pembangkit relokasi dari Ayangan Aceh Tengah yang sudah siap untuk dioperasikan, sehingga saat ini PLN ULP Sabang telah memiliki daya sebesar delapan mega watt," jelas Eddi didampingi kepala PLN ULP Sabang Ahmad Fauzi.

Kata dia, dalam waktu dekat satu dari dua unit mesin pembangkit di Cot Abeuk dengan daya sebesar 1 MW yang selama ini mengalami gangguan juga akan segera selesai dikerjakan perbaikannya.

“Pemakaian daya arus listrik yang selama ini digunakan oleh masyarakat Sabang hanya sebesar 5.4 MW, sedangkan daya yang telah dimiliki sebesar 8 MW, dan apabila mesin di Cot Abeuk telah selah selesai maka dengan PLN ULP Sabang memiliki daya sebesar 9 MW, sehingga simpanan daya di ULP Sabang mencapai 2.6 MW,”ujarnya.

Eddi menambahkan, dengan adanya cadangan daya yang dimiliki PLN ULP Sabang sebesar 2.6 MW tersebut diharapkan akan dapat menambah jaminan bagi para investor untuk melakukan investasinya di Kota Sabang.

"Sebelum mesin pembangkit dari Ayangan Aceh Tengah ini di pesijuk dan dioperasikan, terlebih dahulu kita telah melakukan pemeliharaan dan uji coba dari kemarin hingga tadi malam, mudah-mudahan dengan jumlah daya dimiliki PLN ULP Sabang sekarang masyarakat sudah nyaman dan terbebas dari pemamadaman secara bergilir seperti yang terjadi selama ini,”harapnya.

Sementara itu Wakil Walikota Sabang Drs Suradji Junus yang juga hadir pada acara tersebut menyampaikan terimakasih kepada pihak PLN, karena telah menyelesaikan menyelesaikan perbaikan dalam waktu tidak begitu lama.

Ia berharap, dengan telah dipesijuk dan akan dioperasikannya satu unit mesin tambahan dari Takengon Aceh Tengah itu dapat terjawab keresahan masyarakat yang selama ini mengalami pemadaman secara bergilir.

"Dengan telah bertambahnya daya listrik pada PLN ULP Sabang ini masyarakat tidak lagi merasakan pemadaman aliran listrik secara bergiliran, kecuali pemadaman itu karena gangguan alam yang diluar kemampuan kita, seperti angin kencang, hujan deras sehingga tumbangnya pohon ataupun longsor," sebutnya.

Dalam kesempatan itu pihak PLN ULP Sabang juga memberikan bantuan penghijauan kepada masyarakat Gampong Aneuk Laot berupa bibit pucuk merah dan bibit pohon durian yang diterima oleh Keuchik setempat dan pemberian bantuan modal usaha kepada dhuafa sebesar Rp 4.000.000 sebanyak dua orang.

Sumber:MEDIAACEH.COM
Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...