Sembilan warga Aceh Selatan dilaporkan positif COVID-19 setelah dilakukan uji swab yang dikirim dari Balitbangkes Aceh ke Jakarta. Direktur RSDYA dr Erizaldi MKes SpOg menyampaikan sembilan warga Aceh Selatan yang positif terdiri S (46), l (45),N (46), G (12), A (35), D (25), T (42), M (5), R (24) "Swab secara mandiri yang dilakukan RSUDYA lalu simpelnya dikirim litbankes Aceh, berhubung alat itu sekali pakai sudah habis lalu dikirim ke jakarta hasilnya positif covid 19, ”kata Direktur dr Erizaldi, Minggu (9/8/2020).

Plh Bupati Bener Meriah Kunjungi Komunitas Adat Terpencil

SAMSUDIN.
A A A

BENER MERIAH – Pelaksana harian (Plh) Bupati Bener Meriah Drs Haili Yoga MSi bersama rombongan melakukan kunjungan kerja (Kunker) serta melihat langsung kondisi masyarakat yang berada di rumah Komunitas Adat Terpencil (KAT) 41 yang berada di dusun Lembah Terang Kampung Pantan Sinaku, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (10/6/2020).

Kunjungan tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah daerah Kabupaten Bener Meriah terhadap masyarakatnya guna untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat, baik yang ada di seputaran perkotaan maupun di pelosok terpencil sekalipun.

Salah satu program pemberdayaan dari pemerintah Kabupaten Bener Meriah adalah program pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil di Rumah KAT 41 Dusun Lembah Terang Kampung Pantan Sinaku Kecamatan Pintu Rime Gayo yang digagas oleh Lembaga Peduli Dhuafa Indonesia (LDPI) Provinsi Aceh.

Plh Bupati Bener Meriah Haili Yoga menyebutkan, Rumah KAT 41 yang terletak di dusun Lembah Terang Kampung Pantan Sinaku ini merupakan salah satu Kampung yang memiliki potensi yang cukup bagus, namun harus memberdayakan masyarakatnya dengan berbagai program dan edukasi.

Menurut Haili Yoga, fenomena yang terjadi adalah terbatasnya pelayanan umum seperti sarana jalan, penerangan, posyandu, Pendidikan, sarana ibadah dan lainnya dan pelayan sosial yang belum optimal.

Dengan keadaan itu, menjadikan Kampung Pantan Sinaku sebagai sasaran program Komunitas Adat Terpencil, dan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah sangat berterima kasih dan mengapresiasi kepada LPDI.

Dalam kesempatan itu, Haili Yoga mengutip pesan Nabi Muhammad SAW “Apabila nanti datang saudaramu berkunjung sekaligus membantu maka hargailah itu”, ucap Haili Yoga.

“Saya berharap, bagi masyarakat yang sudah diberikan tempat (Rumah) jangan sampai tidak ditempati atau dihuni karena ini akan berefek kapada daerah lain yang akan mendapatkan program serupa, dan kepada Reje Kampung jangan ada dusta diantara kita,” tegas Plh Bupati Bener Meriah itu.

Sementara Reje Kampung Pantan Sinaku Subur dalam kesempatan tersebut melaporkan, KAT (Komunitas Adat Terpencil), Kampung Pantan Sinaku yang bediri tahun 1994 tapi belum defenitif, pada tahun 2002 sudah didefenitfkan.

"Inilah Rumah KAT 41 yang merupakan bantuan dari dari Kemensos RI," jelas Subur.

“Sebanyak 4 item program indomaret telah diterima, seperti MCk di empat titik, Balai Sosial, Sarana Air Bersih, KAT provinsi dan pusat," papar Subur.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...